Bertemu Bupati, Hipmi Bojonegoro Sampaikan Sejumlah Program Untuk Cetak Pengusaha Muda

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Eky Nurhadi
Senin, 16 Agustus 2021 16:31 WIB

Hipmi Bojonegoro saat bertemu Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah, Minggu (15/8/2021) malam. (foto: ist)

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Bojonegoro ingin menumbuhkan pengusaha muda di Kota Ledre. Hal itu disampaikan perwakilan Hipmi saat bertemu Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah, Minggu (15/8/2021) malam.

Ketua BPC Hipmi Kabupaten Bojonegoro Achmad Sirojul Munir mengawali pertemuan itu dengan memperkenalkan kepengurusan Hipmi Bojonegoro yang beranggotakan pengusaha di bawah usia 40 tahun. Meskipun belum menggelar pelantikan, Hipmi Bojonegoro sudah menyiapkan program kerja ke depan di saat masih berlangsungnya pandemi Covid-19.

"Pertemuan dengan bupati tetap menerapkan protokol kesehatan, kami menyampaikan gagasan besar bagaimana menumbuhkan peluang usaha bagi pemuda di Bojonegoro," jelasnya usai pertemuan di sebuah kafe milik anggota Hipmi Bojonegoro.

Menurut Achmad, panggilan dia, program yang akan diluncurkan ke depan oleh BPC Hipmi Bojonegoro di antaranya Rupa Kerja (Rumah Pendaftaran Kerja). Ini merupakan upaya Hipmi untuk membantu para pencari kerja dengan mempersiapkan persyaratan dan konektivitas.

Serta akan mendirikan Klinik Paru (Klinik Pengusaha Baru), sebagai ruang belajar, program pendampingan, diskusi, dan pelatihan wirausaha gratis oleh pengusaha anggota Hipmi. Hipmi juga masuk ke perguruan tinggi, melalui program Lobi Masbon (Lomba Bisnis Mahasiswa Bojonegoro) merupakan ajang perlombaan business plan bagi mahasiswa Bojonegoro dengan hadiah modal usaha.

"Target tahun ini ada 200 pengusaha yang akan bergabung dengan kami. Serta dengan adanya Hipmi, perguruan tinggi kami targetkan ada seribu pengusaha yang ada di jaringan BPC Hipmi Bojonegoro di akhir periode nantinya," terangnya.

Sementara itu Bupati Bojonegoro menyambut positif dan bangga dengan semangat milenial Bojonegoro yang berkecimpung di dunia usaha. Pasalnya, keberadaan pengusaha muda dipastikan akan menyerap tenaga kerja lokal dan memberikan dampak positif untuk pembangunan Bojonegoro.

"Sewaktu-waktu Hipmi bisa bersinergi dengan pemkab tentang beberapa program yang sedang berjalan," ungkap Bupati Bojonegoro.

Bupati Anna juga memaparkan beberapa program Pemkab Bojonegoro yang nantinya bisa bersinergi dengan Hipmi Bojonegoro, soal fokus pemkab dalam pendataan maupun penerbitan izin P-IRT untuk UKM yang telah ada, sehingga ke depan data-data yang ada tersusun rapi, dan mudah jika ada bantuan program untuk UMKM.

"Hipmi ini penting dalam memperluas jaringan, belajar manajemen bisnis, dan sebagai update informasi mengenai regulasi yang ada. Supaya Hipmi tahan banting terhadap apa pun permasalahan usaha dan kondisi ekonomi yang ada," pungkasnya. (nur/zar)