Lulus PEM Akamigas, 108 Putra-putri Terbaik Bojonegoro Siap Kerja di Lapangan Gas J-TB

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Eky Nurhadi
Jumat, 20 Agustus 2021 22:30 WIB

Acara kelulusan dan pelantikan 108 peserta Program Apprentice PT Pertamina EP Cepu (PEPC) bekerja sama dengan PEM Akamigas Cepu.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - PT Pertamina EP Cepu () bekerja sama dengan PEM Akamigas Cepu dalam hal mempersiapkan calon pekerja di proyek gas Jambaran Tiung Biru (JTB) di Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.

Kerja sama itu membuahkan hasil maksimal dengan adanya salah satu peserta bernama Ali Masykur Musa yang berhasil lulus dengan meraih IPK tertinggi yakni 3.85 setelah menempuh pendidikan selama 18 bulan.

Hal itu disampaikan oleh Direktur PEM Akamigas, RY Perry Burhan pada acara kelulusan dan pelantikan 108 peserta Program Apprentice secara virtual untuk bekerja di J-TB. 

Program Apprentice tersebut dimulai pada tahun 2019, di mana sebanyak 108 putra-putri terbaik asli Bojonegoro bersiap diri menjalankan program pelatihan untuk bergabung di Proyek Pengembangan Unitisasi Lapangan Gas JTB yang berada di Zona 12, Regional 4 Subholding Upstream Pertamina.

Direktur Utama , Awang Lazuardi gembira mendengar kabar itu. Kata dia, proyek gas JTB akan segera on stream dan mulai beroperasi pada akhir tahun 2021. Untuk itu, proyek JTB tentu membutuhkan operator dan tenaga kerja dengan skill handal dalam mengelola dan mengoperasikan lapangan.

JTB sendiri ditetapkan Presiden Republik Indonesia sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk menjawab kebutuhan gas di wilayah Jawa. Ke depan diharapkan putra-putri terbaik asli Bojonegoro ini mampu turut mengawal proyek gas JTB dalam beroperasinya.

"Adik-adik, selamat bergabung di Pertamina. Ke depan, adik-adik yang akan mengemban amanah sebagai Perwira Pertamina di PSN Jambaran-Tiung Biru. Saat ini, JTB masuk pada fase akhir, yaitu telah lebih dari 93 persen pembangunannya dan akan mulai on stream pada akhir tahun. Saya yakin di tangan adik-adik ini, proyek JTB akan mampu memberikan kontribusi energi yang dibutuhkan negeri ini," ucap Awang, Jumat (20/8/21).

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video