Diduga Kecanduan Game Online, Pegawai BMT NU di Bojonegoro Gantung Diri dan Tinggalkan Wasiat

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Eky Nurhadi
Senin, 23 Agustus 2021 16:16 WIB

Proses evakuasi korban. (foto: ist)

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Seorang pegawai Koperasi BMT NU yang berada di Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro ditemukan meninggal dunia di dalam kantor. Korban diketahui berinisial HPB (25), Warga Desa Siwalan, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro.

HPB ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri Senin (23/8/2021) pagi. Korban diduga bunuh diri karena depresi akibat terlilit utang di berbagai perusahaan pinjaman online serta kecanduan game online.

Pertama kali yang mengetahui jasad korban sedang tergantung di dalam kantor adalah Yusuf (20) yang merupakan teman kerja korban. Ceritanya, Senin pagi sekitar pukul 07.30 WIB, Yusuf hendak masuk kantor, namun kantor dalam keadaan terkunci dari dalam.

"Saya berusaha ketok-ketok pintu dan kaca, namun tidak ada jawaban dari dalam. Kemudian saya mencoba membuka jendela samping, dan saya melihat korban sedang dalam keadaan tergantung. Selanjutnya saya langsung menelepon teman saya dan langsung menuju ke Polsek Kanor untuk melaporkan kejadian ini," jelas Yusuf ditemui di lokasi kejadian.

Dia menerangkan, pada Sabtu sore tanggal 21 Agustus 2021 pada saat kantor akan tutup, Yusuf mengajak korban pulang. Namun saat itu korban tidak mau dan beralasan akan menginap di kantor. Yusuf pun pulang sendirian meninggalkan korban menginap di kantor.

"Dia tidak pernah cerita punya masalah apa. Saya juga kaget sekali tiba-tiba lihat dari jendela dia gantung diri," ujarnya menambahkan.

Polisi Sektor (Polsek) Kanor yang mendapat laporan tentang korban gantung diri langsung mendatangi lokasi bersama Petugas Kesehatan Puskesmas Kanor. Selain melakukan evakuasi, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban diketahui gantung diri menggunakan tali tampar yang diikat dengan kayu bandar kantor BMT NU setempat.

Hasil visum dokter Puskesmas Kanor, korban berinisial HPB itu dinyatakan murni meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara mengikat lehernya dengan tali tampar. Petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan penganiayaan di sekujur tubuhnya, kecuali di leher ada bekas jeratan tali tampar.

Sementara itu, di dalam kantor tempat korban bekerja ditemukan selembar kertas yang diduga sebagai wasiat terakhir kepada keluarganya. Isi selembar kertas itu di antaranya perincian utang baik kepada seseorang maupun kepada sejumlah lembaga pinjaman online.

Selain itu juga tertulis "Maaf aku yang terjerumus dunia online. Sudah kecanduan dan gak semangat hidup lagi", begitu sebagian isi selembar kertas yang ditunjukkan kepada keluarganya di bagian akhir.

Dunia online yang dimaksud tersebut diduga merupakan game online yang kini sedang marak dipermainkan oleh berbagai kalangan orang, yakni aplikasi Higgs Domino. Game ini terdapat banyak room yang menyediakan taruhan atau perjudian yang membutuhkan modal uang berupa koin.

"Masih dilakukan penyelidikan, Mas untuk pastinya," ujar salah satu Anggota Polsek Kanor yang enggan disebutkan namanya. (nur/zar)