Ringankan Beban Saat Pandemi, TP PKK Sidoarjo Bagikan Sembako ke Ojol Wanita

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Mustain
Kamis, 26 Agustus 2021 23:20 WIB

PEDULI: Ketua TP PKK Sidoarjo Sa'adah Ahmad Muhdlor menyerahkan bantuan sembako ke Ojol wanita, Kamis (26/8/2021). foto: ist.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sidoarjo membagikan sembako kepada 100 pengemudi ojek online (ojol) wanita, di Pendapa Delta Wibawa, Kamis (26/8/20211).

Ketua TP PKK Sidoarjo, Sa'adah Ahmad Muhdlor menjelaskan, semula ada seorang pengemudi ojol wanita yang menghubunginya melalui DM instagram. Pengemudi tersebut menceritakan kondisi rekan-rekannya di saat pandemi.

Mendengar curhatan tersebut, Ning Sasha, panggilan akrab Sa'adah Ahmad Muhdlor, tergerak untuk memberikan bantuan sosial. “Kepada dia saya beri kuota 150 orang. Dia lalu mendata semua pengemudi ojol wanita di Sidoarjo,” ujarnya.

Kata Ning Sasha, bantuan sembako ini berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) beberapa perusahaan di Sidoarjo. Sejak PPKM Darurat, TP PKK memang menghimpun donasi untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ditambahkan Ning Sasha, pihaknya juga merespons usulan permintaan agar para srikandi ojol ini mendapatkan bekal pelatihan keterampilan usaha.

"Saat kita keliling ke desa-desa bertemu dengan ibu-ibu, kita melihat semangat ibu-ibu tinggi untuk usaha. Termasuk para srikandi ini. Kita sudah ada rencana pelatihan usaha, kita mulai tahun depan," bebernya.

Kata Ning Sasha, pihaknya berencana memberi bekal keterampilan bagaimana cara menanam dengan sistem hidroponik. Hasilnya nanti selain bisa dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari juga bisa dijual.

Soal pemberian sembako itu, sebagai salah satu upaya TP PKK Sidoarjo untuk meringankan beban para ojol wanita yang terimbas pandemi. Selama lonjakan pandemi kedua ini, para ojol wanita ini mengaku pendapatannya menurun drastis.

Terlebih ketika PPKM Darurat diberlakukan sehingga mobilitasnya menjadi terbatas. “Selain itu, seringkali penumpang laki-laki enggan dibonceng oleh wanita. Jadi kami hanya mengandalkan orderan makanan,” cetus Ketua Srikandi Ojol Sidoarjo, Endah Ruliyanti.

Endah berterima kasih kepada TP PKK atas perhatian dan bantuannya. Bagi dia dan rekan-rekannya, bantuan ini sangat berarti. Ia berharap program semacam ini bisa berkelanjutan ke depannya.

Endah berpesan kepada Bupati dan Ibu Bupati apabila ada kegiatan yang sekiranya bisa melibatkan komunitas ojol, maka pihaknya siap untuk ikut membantu.

"Kita siap menerima bekal pelatihan usaha atau keterampilan lain, biar kita selamanya tidak jadi ojol. Karena kodratnya perempuan kan gak seharusnya di jalan, tapi karena keadaan yang memaksa membantu mencari tambahan nafkah keluarga," pungkas Endah. (sta/rev)