Reschedule, MTQ ke XXIX Jawa Timur di Pamekasan Digelar 2-11 November

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ferdiana Lestari
Sabtu, 28 Agustus 2021 23:26 WIB

Kabag Kesra Kabupaten Pamekasan, Halifaturrahman.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke XXIX Jawa Timur di Kabupaten Pamekasan resmi diundur. Ini setelah Pemkab Pamekasan mengajukan perubahan jadwal atau reschedule, akibat adanya pandemi Covid-19.

Reschedule MTQ Jatim tersebut dibenarkan Kabag Kesra Pemkab Pamekasan, Halifaturrahman. Pelaksanaan MTQ ke-XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur semula akan dimulai pada tanggal 26 Oktober sampai 3 November 2021.

"Alhamdulillah surat dari Pemprov Jawa Timur sudah turun tentang reschedule itu, bahwa pelaksanaan MTQ ke-XXIX akan dimulai tanggal 2 sampai 11 November tahun 2021," terang Halifaturrahman kepada BANGSAONLINE.com, Sabtu (28/8/2021).

Selain karena pandemi Covid-19, menurut Mamang -sapaan Halifaturrahman-, perubahan jadwal MTQ tingkat Jatim itu juga dikarenakan bersamaan dengan pelaksanaan seleksi tilawatil qur'an (STQ) tingkat nasional tahun 2021 di Maluku Utara.

Pasca penundaan tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur perihal teknis pelaksanaan MTQ ke-XXIX. Ia berharap event bergengsi ini bisa dilaksanakan tatap muka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) ketat.

"Untuk kegiatan pendukung belum ada kepastian, seperti pawai ta'aruf, karena itu bisa mengundang kerumunan. Ya, mudah-mudahan pada bulan November ini Covid-19 sudah tidak ada, sehingga pelaksanaan MTQ ini benar-benar meriah," harapnya.

Lanjut Mamang, nantinya Pemprov Jawa Timur akan turun ke Kabupaten Pamekasan untuk melihat kapasitas beberapa venue dari pelaksanaan MTQ tersebut sebagai evaluasi penerapan prokes Covid-19.

"Tapi yang jelas Pemkab Pamekasan sudah siap untuk menjadi panitia dalam pelaksanaan MTQ ini. Kami akan koordinasi terus dengan Pemprov Jawa Timur," ungkapnya.

Mamang juga memberi bocoran, bahwa pembukaan MTQ ke XXIX tersebut rencananya akan dilaksanakan di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan. Tentu, rencana itu harus koordinasi terlebih dahulu dengan Pemprov Jawa Timur.

"Harapan kami tentu pelaksanaan MTQ tetap tatap muka dengan prokes ketat. Semoga lancar hingga event ini selesai," tutupnya. (pmk1/rev)