Bendera Rajut Terbesar Pertama di Indonesia, Dibuat Ratusan Perajut Nusantara, Tercatat Rekor MURI

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Nanang Fachrurozi
Senin, 30 Agustus 2021 10:38 WIB

Bendera Merah Putih Terbesar dari Rangkaian Rajut Pertama di Indonesia dalam Kategori Seni dan Budaya. Dengan ukuran 4 meter x 6 meter dan berat hingga 50 kg yang dikerjakan oleh total 350 peserta dan dibentangkan oleh perwakilan para Rajuters Nusantara di Pandurata, Prigen, Jawa Timur. (foto: ist)

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Sejak tahun 2017, Sri Tjahyaningsih bersama sang suami, Agung Wahyu Winadi mengisi waktu senggangnya setiap hari dengan merajut. Pasangan suami istri ini pun akhirnya memulai usaha dari rumah dengan berjualan tas, gantungan kunci, topi, dan juga sepatu rajutan tangan secara online.

Sri Tjahyaningsih yang akrab dipanggil Oma Pit (Oma Pipit) akhirnya memiliki produknya sendiri yang bernama "Omapit Rajut dan Sol Sepatu" yang kini berlokasi di Pesona Sekar Gading Blok A-6 Sekardangan Sidoarjo.

Berbagai macam jenis sol sepatu mulai dari anak-anak hingga dewasa baik pria maupun wanita tersedia dengan segala ukuran. Usahanya pun semakin dikenal dan berkembang pesat sehingga memiliki banyak agen resmi untuk penjualan sol sepatu rajut.

Pada saat HUT Ke-76 Kemerdekaan Indonesia, pasangan suami istri ini pun terbesit angan-angan untuk memberikan kado. Maka tercetuslah ide secara gotong royong untuk membuat bendera merah putih terbesar dari rangkaian rajut dengan cara memberikan informasi melalui media sosial @crochetforindonesia.

Agendanya adalah para peserta yang sukarela memberikan waktu beserta tenaganya untuk menyumbangkan granny block (pola rajut berbentuk persegi) dengan cara mendaftar ke Omapit Rajut.

"Para peserta yang telah mendaftar hingga akhir Mei 2021 ini membuat di rumah masing-masing yaitu satu pcs granny block dan mengirimkan rajutan berwarna merah atau putih yang telah ditentukan sesuai kebutuhan yang berukuran 30x30 cm ke alamat rumah Oma Pit, setelah itu setiap bagian dari rajutan berukuran persegi tersebut disambung menjadi satu bagian oleh Oma Pit," ujar Agung Wahyu Winadi, Senin (30/8/2021).

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video