Diduga Bunuh Diri, Pemilik Laundry di Sidoarjo Ditemukan Tewas dengan Pisau Tertancap di Dadanya

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy Herlambang
Kamis, 09 September 2021 22:33 WIB

Mbak Mar ditemukan tewas di dalam kamar kosnya dengan pisau tertancap di dadanya serta dari mulut keluar busa.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Marmi atau yang akrab disapa Mbak Mar, pemilik laundry di kawasan Bungurasih Timur, Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, ditemukan tewas dengan pisau tertancap di dadanya.

Sebelum ditemukan tewas, korban sempat berpesan kepada sejumlah saksi agar usaha laundry miliknya harus terus dilanjutkan.

"Korban pernah mengatakan kepada saksi I, jika korban meninggal, laundry diteruskan saja, eman (sayang). Dan tolong beritahukan kepada kakaknya yang ada di Magetan," ujar Kapolsek Waru Kompol Bunari menirukan keterangan saksi I, Kamis (9/9/2021).

Bunari menjelaskan bahwa saksi I tersebut adalah SM (21), asal Jember. SM satu indekos dengan korban, lokasinya di depan tempat usaha laundry milik SM. Pagi tadi, SM masih melihat usaha milik Mbak Mar belum buka. SM mencoba mendatangi toko laundry dan ternyata di dalamnya ada seorang bernama Wahyudi alias Paijo.

"Dia datang ke sana dan mencoba mengetuk pintu. Di sana ada Paijo. Dia sempat tanya jam segini kok belum buka. Kemudian Paijo menyarankan agar saksi menanyakan langsung ke korban di kosnya," jelasnya.

Wasiat soal usaha laundry tidak hanya disampaikan pada saksi I, Bunari menerangkan, korban juga pernah mengatakan kepada saksi lain, yakni S (37) asal Kecamatan Bantur, Malang. Kepada S, korban menyampaikan jika ia sudah meninggal, korban meminta agar kakaknya yang ada di Magetan segera diberitahu.

"Waktu menyampaikan itu kepada S, tangan korban sempat gemeteran. S kemudian bertanya, ibu sakit ayo ke dokter, tapi dijawab sama korban tidak usah," terang Bunari

S juga sempat menanyakan perihal masalah yang dihadapi korban, namun korban menyatakan tidak memiliki masalah apapun. Sehari sebelum meninggal, S sempat melihat korban langsung masuk kamar setelah pulang dari tempat laundry yakni sekitar pukul 21.00 WIB.

Tidak seperti biasanya, Kamis (9/9) sekitar pukul 06.00 WIB, S masih melihat ada sandal di depan kamar kos korban. Biasanya pada jam itu korban sudah membuka tempat laundry-nya. Namun, alangkah kagetnya saat dia melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan pisau tertancap di dadanya ini.

"Dari hasil olah TKP, tidak ada barang-barang yang rusak dan hilang. Sehingga, dugaan sementara korban meninggal karena bunuh diri," tegasnya. (cat/ian)