Mengharukan, Pencuri Susu dan Minyak Kayu Putih Urung Ditahan, Polres Blitar Kirimi Bansos

Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Akina Nur Alana
Jumat, 10 September 2021 13:52 WIB

Petugas Polres Blitar saat mendatangi kediaman salah satu emak pelaku pencurian toko kelontong untuk memberikan bantuan.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dua emak-emak pelaku pencurian di Blitar, YLT dan MRS, mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Keduanya sebelumnya nekat mencuri di dua toko kelontong di Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar. Kini keduanya dibebaskan setelah pemilik toko memaafkan dan mencabut laporannya.

Usai laporan dicabut, proses hukum terhadap keduanya dihentikan. Keduanya kemudian bebas dan pulang ke daerah asalnya di Kota Malang. Sesaat setelah sampai di rumah, Polres Blitar mengirim sembako dan susu kepada kedua emak-emak tersebut.

Kasi Humas Iptu Udiyono mengatakan, bantuan yang diberikan Polres Blitar kepada kedua emak-emak itu disesuaikan dengan jenis barang yang mereka curi, termasuk susu bayi, ditambah paket sembako.

"Iya, jadi dari Polres Blitar diwakili petugas reserse mengantarkan langsung ke rumah yang bersangkutan. Isinya berupa kebutuhan sehari-hari," ujar Udiyono, Jumat (10/9/2021).

Kasus pencurian susu dan minyak kayu putih di sebuah toko kelontong di Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar menyedot perhatian publik. Sejumlah publik figur seperti pengacara kondang Hotman Paris ikut berkomentar. Hotman bahkan siap memintakan maaf kedua pelaku serta ganti rugi kepada pemilik toko.

Keduanya dibebaskan setelah korban mencabut laporan dan dilakukan restorative justice atau penyelesaian perkara lewat mediasi atau kesepakatan para pihak oleh Polres Blitar. Difasilitasi Polres Blitar, kedua belah pihak sepakat berdamai. Baik korban maupun pelaku.

Kedua pemilik toko yang menjadi korban pencurian mengatakan, ikhlas memaafkan karena alasan kemanusiaan. Di balik aksi pencurian, rupanya kedua pelaku sedang mengalami kegetiran ekonomi. Kedua belah pihak saling memaafkan disaksikan Kapolres Blitar.

"Satu sama lain tidak ada yang keberatan pihak korban sudah memaafkan. Ibu-ibu yang melakukan pencurian juga berjanji tidak melakukan hal serupa," ujar Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom. (ina/ns)