Tim BPCB Jatim Cek Lokasi Penemuan Diduga Patirtan Peninggalan Kerajaan Kediri di Desa Menang

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
Senin, 13 September 2021 19:11 WIB

Nonuk Kristiana, S.S., Ketua Tim BPCB Jawa Timur saat melakukan pengukuran pajang dan lebar tempat yang diduga sebagai pertirtaan peninggalan Kerajaan Kediri di Abad 12. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

Karena keterbatasan data, dia melakukan wawancara dengan kepala dusun dan anggota karang taruna. Hasilnya, di sekitar lokasi temuan petirtaan tidak pernah ditemukan benda-benda yang mendukung untuk analisis.

"Jadi yang bisa kita lakukan, yang bisa kita saksikan bahwa objek ini, struktur ini merupakan sebuah bilik. Kemudian di atasnya itu ada saluran air sebagai pengontrolnya, sebagai pengangkut airnya. Namun hilir dan mudiknya memang belum bisa diindikasikan di mana tempatnya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah objek diduga cagar budaya berupa struktur batu bata kuno ditemukan oleh warga Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri saat akan menggali tanah untuk pelebaran area Sendang Widodaren atau Sendang Towo.

Sendang Widodaren sendiri terletak di sebelah selatan, kurang lebih 1,5 km dari Sendang Tirto Kamandanu yang diyakini sebagai tempat bersuci Raja Kediri Sri Aji Jayabaya sebelum moksa.

Nino Subekti, salah seorang aktivis lingkungan mengatakan bahwa awal penemuan struktur batuan itu saat masyarakat setempat melakukan kegiatan kerja bakti di sisi utara Sendang Widodaren atau Sendang Towo.

"Agar area sumber ini lebih luas, warga menggelar kerja bakti dengan menggali tanah di sisi utara sendang. Kemudian tak sengaja waktu menggali menemukan tumpukan bata kuno," kata Nino Subekti. (uji/ian)

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video