Gandeng PWNU, Polda Jatim Terus Genjot Vaksinasi Covid-19 di LP Ma'arif dan Pesantren

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
Selasa, 14 September 2021 12:29 WIB

Vaksinasi Bakti Bhayangkara untuk Negeri bersama PWNU Jatim di Yayasan Pendidikan Ma’arif (YPM) Sepanjang, Taman, Sidoarjo, Selasa (14/9/2021). (foto: ist)

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Guna mencapai target 70 persen penduduk telah tervaksin oleh pemerintah, Polda Jatim bersama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur terus melakukan akselerasi vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat. Salah satunya menggenjot gelaran vaksinasi di lembaga pendidikan (LP) ma’arif, pesantren, hingga rumah ibadah.

Kali ini, Vaksinasi Bakti Bhayangkara untuk Negeri bersama PWNU Jatim digelar di Yayasan Pendidikan Ma’arif (YPM) Sepanjang, Taman, Sidoarjo, Selasa (14/9/2021). Sebanyak 6.000 dosis vaksin Covid-19 tahap pertama disediakan Bid. Dokes Polda Jatim.

Kegiatan diselenggarakan selama dua hari, dengan vaksinasi menyasar pengurus YPM, pengajar, murid usia 12-17 tahun, dan juga masyarakat sekitar. Kegiatan vaksinasi tersebut dibuka Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta dan Ketua PWNU Jatim K.H. Marzuqi Mustamar.

Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta mengatakan, vaksinasi di YPM Sepanjang, Taman ini merupakan strategi akselerasi vaksinasi Covid-19 di wilayahnya guna mencapai target 70 persen penduduk yang ditentukan pemerintah telah tervaksin.

"Dari Jawa Timur, kami gandeng berbagai pihak. Termasuk bersama PWNU Jatim. Tujuannya mempercepat capaian vaksinasi Covid-19, khususnya di kalangan pesantren," katanya.

Setelah ini, jumlah vaksinasi akan terus ditingkatkan Polda Jatim. Menyasar berbagai wilayah. Termasuk di lembaga-lembaga pendidikan maupun tempat ibadah. Hal ini juga sebagai upaya mempercepat terbentuknya herd immunity di tengah berjalannya pendidikan tatap muka (PTM) dan ibadah tatap muka.

Sementara itu, Ketua PWNU Jatim K.H. Marzuqi Mustamar menyambut baik akselerasi vaksinasi di Jawa Timur. "Pendidikan di pesantren, sekolah ma’arif, sekolah diniah sudah berjalan duluan. Karenanya kekebalan komunal di kalangan santri harus cepat terbentuk, sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19," ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya kalangan pesantren agar turut membantu dan menyukseskan program pemerintah serta upaya TNI-Polri dalam penanganan Covid-19. Termasuk langkah akselerasi vaksinasi.

"Jangan takut divaksin, semua harus mau divaksin. Agar kita semua sehat dan segera bebas dari pandemi," pungkasnya. (cat/zar)