Peringati HUT Lalu Lintas ke-66, Polres Kediri Gelar Baksos untuk Anak Yatim

Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Muji Harjita
Jumat, 17 September 2021 14:11 WIB

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono saat menyerahkan bingkisan kepada salah satu anak yatim usai divaksin. (foto: Ist.)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Lalu Lintas Bhayangkara ke-66, Satlantas Polres Kediri mengadakan kegiatan bakti sosial kemanusiaan. Salah satu kegiatan bakti sosial kemanusiaan yang dilakukan oleh Satlantas Polres Kediri mengadakan vaksinasi kepada anak di bawah 18 tahun. Kegiatan dilaksanakan di Aula Graha Jana Nuraga Mapolres Kediri, Jumat (17/9/2021) pagi.

"Hari ulang tahun lantas ke-66 kami mengadakan vaksinasi dan pengangkatan anak asuh, terutama kepada anak yatim piatu yang orang tuanya terdampak Covid-19," kata Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, Jumat (17/9).

Ia mengungkapkan, di Kabupaten Kediri ada lebih dari 250 anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.

"Untuk pengangkatan anak asuh saat ini kami mengangkat 200 anak-anak. Mereka ada yang bapak dan ibunya meninggal dunia karena Covid-19," ujarnya.

Dalam program ini, setiap anggota lalu lintas bertanggung jawab untuk mengangkat 1 anak sebagai anak asuh. Anggota lalu lintas ini nanti akan membantu dalam bidang pendidikan apabila terdapat kesulitan.

"Harapannya dengan pengangkatan anak asuh dapat meringankan beban anak itu sendiri maupun orang tuanya," pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi Dinsos Kabupaten Kediri, Dyah Saktiana, mengapresiasi pengangkatan anak asuh korban Covid-19 yang dilakukan Polres KEdiri.

"Program ini tentunya berdampak positif untuk masa depan adik-adik, terutama mereka yang ditinggal orang tuanya karena Covid-19," ucapnya.

Ke depan, pihaknya akan melaksanakan program untuk layanan jaringan sosial anak yang ditinggal oleh orang tuanya karena Covid-19, terutama bagi anak yang berusia antara 10 sampai 17 tahun.

"Layanan sosial akan dilaksanakan pada akhir september atau awal Oktober, secara bersama-sama di beberapa titik terkait dengan dampak karena orang tuanya meninggal karena Covid-19," tuturnya.

Sedangkan untuk membantu dalam bidang pendidikan bagi anak-anak yang orangtuanya meninggal dunia, tambah Dyah, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan. (uji/ns)