Wali Kota Eri Bersyukur Surabaya Level 1, Pakar Epidemiologi Nilai Pantas

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Minggu, 19 September 2021 23:02 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberi semangat salah satu penyandang disabilitas saat disuntik vaksin Covid-19.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kebersamaan dan gotong royong warga Kota dalam mengatasi pandemi Covid-19 akhirnya menuai hasil. Kini, Kota berstatus level 1 berdasarkan asesmen situasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per tanggal 14 September 2021.

Wali Kota mengaku bersyukur lantaran Kota Pahlawan telah berstatus level 1. Menurutnya, dari enam indikator penilaian asesmen Covid-19 Kemenkes, Kota telah memadai. "Alhamdulillah dari hasil asesmen Kementerian Kesehatan, hari ini masuk ke level 1. Dari enam indikator itu, kita semuanya sudah memadai," kata Wali Kota Eri di Balai Kota , Kamis (16/9/2021).

Oleh karena itu, Wali Kota Eri menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, stakeholder maupun seluruh elemen di Kota . Sebab, berkat gotong-royong dan kerja keras bersama, Kota bisa berada di level 1 sesuai asesmen situasi Covid-19 Kemenkes.

"Alhamdulillah, matur nuwun (terima kasih) semua warga . Ini berkat perjuangan njenengan (anda) semua, termasuk stakeholder. Saya haturkan (ucapkan) banyak terima kasih, ayo kita jaga level 1 ini sehingga bisa terus berkembang," tuturnya.

Meskipun masuk level 1 berdasarkan asesmen situasi Covid-19 Kemenkes, namun dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 42 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali, Kota masih berada di level 3.

Salah satu alasan kenapa belum masuk ke level 1 karena berkaitan dengan vaksinasi di wilayah aglomerasi (, Gresik, Sidoarjo). Artinya, capaian vaksinasi di wilayah aglomerasi itu juga menjadi indikator penurunan level. Makanya, Wali Kota Eri langsung berkoordinasi dengan Bupati Gresik dan Bupati Sidoarjo untuk membantu percepatan pelaksanaan vaksinasi. Bagi dia, wilayah aglomerasi ini saling keterkaitan dan tidak bisa dipisahkan.

"Kami berkoordinasi dengan Gresik dan Sidoarjo untuk membantu percepatan vaksinasinya, misalkan kita membantu tenaga kesehatannya. Saya yakin, tidak lama (capaian vaksin) di wilayah aglomerasi ini akan segera tercapai. Karena bergantung pada Gresik, Sidoarjo dan begitu sebaliknya," ungkap dia.

Meski demikian, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) ini kembali mengajak masyarakat maupun seluruh elemen agar berjuang bersama mewujudkan zona hijau. Ia berharap, dalam waktu singkat, bisa segera berada di zona hijau, sehingga kehidupan maupun roda perekonomian dapat kembali normal.

"Terima kasih warga . Kita terus berjuang bersama agar bisa zona hijau, harus kita wujudkan dalam waktu tidak lama. Agar ekonomi bangkit dan semua normal kembali. Sehingga kebahagiaan warga terwujud dan tidak lagi terhambat Covid-19," imbuhnya.

Dinilai Pantas Level 1

Pakar Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Dr. Windhu Purnomo menegaskan bahwa memang pantas masuk ke level 1, karena kalau dilihat dari indikatornya, baik dari kapasitas responsnya dan transmisi komunitasnya sudah memenuhi semuanya dan di bawah standar atau level 1 semuanya.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video