2 Bulan, Polda Jatim dan Polres Jajaran Amankan 72 Anggota Pesilat Pelaku Kekerasan dan Pengerusakan

Editor: Rohman
Wartawan: Anatasia Novarina
Kamis, 28 Oktober 2021 19:23 WIB

Humas Polda Jatim saat menggelar konferensi pers terkait pelaku kekerasan dan pengerusakan.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Timsus Opsnal Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda () dan Tim Buser Satreskrim Polres jajaran mengungkap tindak kekerasan yang melibatkan perguruan silat, selama bulan September sampai dengan Oktober 2021.

Peristiwa kasus kekerasan yang melibatkan perguruan ini terjadi di delapan polres/polresta jajaran , di antaranya Polres Lamongan (5 laporan), Jombang (2 laporan), Kediri Kota (1 laporan), Gresik (2 laporan), Nganjuk (8 laporan), Blitar (1 Laporan), Bojonegoro (2 laporan), dan Polresta Malang Kota (1 laporan). 

"Motif para pelaku merupakan anggota perguruan yang ada di wilayah yang melakukan kekerasan secara bersama-sama kepada orang ataupun barang di muka umum, pada saat konvoi di jalan setelah melaksanakan kegiatan latihan rutin maupun kegiatan pengesahan," kata Kabid Humas , Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (28/10).

Dari hasil pengungkapan ini, kata Gatot, mengamankan 72 orang pelaku kekerasan dari setiap polres. Perinciannya, 53 usia dewasa dan 19 orang masih anak-anak.

Para pelaku ini bakal dikenakan Pasal 170 KUHP yaitu, tindak pidana secara bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau barang.

"Perbuatan para tersangka diancam dengan pidana penjara 7 tahun jika menyebabkan luka, 9 tahun jika menyebabkan luka berat, dan 12 tahun jika menyebabkan meninggal dunia," tuturnya.

Ia memaparkan, tidak memberikan ruang kepada para pelaku kekerasan baik terhadap orang maupun barang yang dilakukan secara bersama-sama. Khususnya yang melibatkan para anggota perguruan di wilayah .

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video