Biden-Jinping Bicara 4 Jam, Tanpa Hasil Nyata, Tak Bahas Krisis Chip

Editor: mma
Rabu, 17 November 2021 05:24 WIB

Dahlan Iskan

Masih ditambah: harga salah satu bahan bakunya, tembaga, naik.

Pabrik chip di Jepang, ndilalah, kebakaran. Sedangkan pabrik chip di Malaysia sempat tutup lama akibat Covid.

Pun kalau pabrik di Taiwan, Jepang, dan Malaysia itu sudah normal kembali. Belum akan bisa mengatasi krisis sekarang ini. Produksinya tetap. Keperluannya naik terus.

Inilah krisis kelas atas. Terlalu atas. Yang di bawah, untuk menontonnya pun sulit. (Dahlan Iskan)

Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan berkomentar http://disway.id/. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung komentar terbaik untuk ditampilkan di Disway.

Komentar Pilihan Dahlan Iskan di Artikel Berjudul John & John

akoe dheds

tidak ada gunanya tapi enak dibaca. enak tapi tidak ada gunanya. tulisan yang menghibur, ringan, tak terduga. endingnya bikin senyum, mengejutkan.

padas gempal

Abah. : Anda sudah tahu..

Pembaca : Tahu dari mana, abah?

Abah. : Sumedang

Amat

Awal kalimat paragraf pertama sudah diperingatkan, "Inilah cerita yang tidak ada gunanya bagi Anda". Eh malah baca sampai habis. Saya dapat apa? Ada gadis cantik dengan asu tenan (bukan dengan 5-i). Googling, dapat fotonya. Iya cantik. Karena semua gadis itu cantik. Kalau tamvan, bukan gadis. Itu Kliwon.

jonk java

bisa jadi pak jhon yg polisi aslinya sudah tahu siapa pak jhon yang perampok. tapi melihat keseharian pak jhon perampok yg sederhana, pak jhon polisi memutuskan untuk tidak menangkap pak jhon perampok. karena dibanding kesederhanaan yg dijalani pak jhon perampok sekarang, pak jhon polisi melihat lebih banyak pak jhon-pak jhon yang lain di luar sana, yg efek kejahatannya jauh lebih besar dan pak jhon polisi tidak bisa melakukan apa-apa. jadi ini adalah wujud protes pak jhon polisi entah terhadap sistem, takdir, atau dirinya sendiri.

Axl ngix SUYOTO ARY FIANTO

Klo yg d sini ada Legenda sum kuning Legenda peragawati dice Legenda marsinah Juga si udin wartawan

Mu'ashomah Himam

Sampun, Bah. Pisuhane cukup sampai di sini saja. Kula ngeri. Soalya, kadang putri saya yang kelas 3 SD ikut membaca tulisan Abah juga. Pas dia tanya tentang pisuhan Abah, kula mumet menjelaskannya. Ngapunten.

Muchamad Fadjar

Ceritanya justru sangat seru. Sayang sekali gambarnya salah. Menurut Google, Itu foto John Conrad penulis Inggris, bukan perampok bank

Hariyanto

Mengapa nama si cantik itu kok aneh ya ? Nama kok asu tenan, untung tinggal di Amerika, yang jarang ada yang berbahasa Jawa.

Cindha Kedel

Ada yg bisa nebak usia Anda berapa sekarang..? Paling enggak seumuran dengan saya, hehehe.. Lagu bergenre Country itu dinyanyikan Conway Twitty dan putrinya Joni Lee Jenkins direkam tahun 1974 dan dirilis tahun 1975. Btw bukan Johny ya, tapi Joni, nama perempuan.

2108762

setelah john conrad pergi, maka lahirlah lagu : Johnny, johnny please don’t cry You’ll forget me by and by You’re just fifteen I’m twenty two And Johnny I just cant wait for you Soon I left our little home town Got me a job and tried to settle down But these words kept haunting my memory The words that Joni said to me

Abdul Wahib

Dikoreksi: sebenarnya dia sudah menikmati hasil rampokannya. Hanya anda tidak diundang dalam munas menikmati hasil rampokan.

Sadewa

Cerita Bersambung : 52 tahun setelah kasus perampokan itu, seorang penjahat negara dunia ketiga terinspirasi oleh John, untuk merampok menggunakan tas kresek. Bedanya kali ini ia merampok menggunakan tas kresek berlogo ( logo nya apa ? anda sudah tahu). Ia mendapat kepercayaan untuk membagikan tas kresek itu, kepada jutaan orang yg kena musibah. Namun kepercayaan itu dia gadaikan, dirampoklah sebagian isi tas kresek itu. Nahas, belum sempat ia menikmati hasil rampokan, aksinya terungkap dan kemudian dia tertangkap dan dipenjara. Itulah, terkadang kejahatan menginspirasi kejahatan lainnya yg mungkin lebih besar. Namun kebenaran sesulit dan seterjal apapun, ia akan menemukan jalan kemenangannya.

Anak Alay

jemuran tuch kayak telepon Jo , diangkat klo kring . .. . klo hujan ya dibiarin ajah , jemurnya dibawah atap plastik

iChal Zen

Polisi bisa menemukan Conrad asli karena secara tidak sengaja menemukan kecocokan tanda tangan John Conrad pada dokumen tahun 60an dengan sebuah dokumen keuangan perusahaan yang ditandatangani Thomas Rendele pada 2014. Demikian addendum dari saya bagi yang masih penasaran.

padas gempal

Mbah Mars, Jika ada lomba berdiri, saya kira Johnson & Johnson-lah pemenangnya. Mereka sudah berdiri sejak tahun 1886.. Bung Leongpun lewat, meskipun diboost dengan 10 strip... wkwkwkwk wkwkwkwk

Mirza Mirwan

Saya baru nonton film The Thomas Crown Affair yg dibintangi Steve McQueen itu th 88/89 lewat kaset video sewaan, yg kalau disambitkan ke kepala Lay bisa bocor (kalau pas kena di sudutnya). Yg saya ingat, selain Steve McQueen yg memerankan Thomas Crown, juga Faye Dunaway yg memerankan (the real dog, menurut Pak DI) Vicky Anderson, lalu Paul Burke yg berperan sebagai Detektif Eddie Malone. Selebihnya lupa. Tetapi baru setelah membaca berita sekitar meninggalnya Thomas Randele beberapa hari kemarin saya tahu bahwa lokasi pembuatan film tersebut di Lynnfield. Saya coba mengingat ulang film tsb hanya pada scene² kediaman Thomas Crown saja. Selebihnya di Boston dan tempat lain. Lha wong Lynnfield itu kota kwecil je. Kalau Pak DI pernah beberapa kali menulis tentang kota incorporated, nah....Lynnfield itu termasuk di dalamnya. Kelurahan di Surabaya yg paling sedikit penduduknya saja masih lebih besar ketimbang penduduk Lynnfield, sekitar 20-an km di utara Boston. Hanya saja yg tinggal di situ memang orang² kaya. Cuma.....kok bisa kebetulan Ted/John Conrad bisa tinggal di situ, apa karena tahu di situlah salah satu lokasi syuting film yg menginspirasi untuk merampok bank? Dengan uang $215rb waktu itu, tentu saja Conrad bisa memilih daerah mana saja yg disukainya untuk tempat tinggal.

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video