Pemkot Kediri Gandeng Mahasiswa Uniska untuk Gempur Peredaran Rokok Ilegal

Editor: Rohman
Wartawan: Muji Harjita
Senin, 29 November 2021 20:15 WIB

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, saat memberi pemaparan kepada mahasiswa dari Uniska soal sosialisasi gempur rokok ilegal. Foto: Ist

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai setempat terus berupaya untuk menekan peredaran rokok ilegal di wilayahnya.

Kali ini, menggandeng mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri () untuk menyosialisasikan gempur rokok ilegal, Senin (29/11).

, Abdullah Abu Bakar, mengatakan ini adalah pertama kalinya sosialisasi rokok ilegal dilaksanakan dengan menggandeng mahasiswa. Ia memaparkan, bahwa cukai sangat besar manfaatnya karena akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Menurutnya, DBHCHT bisa dimanfaatkan untuk mendukung berbagai sektor mulai dari kesejahteraan, pendidikan, hingga kesehatan.

“Ini juga untuk menambah wawasan kita. Kalau adik-adik mungkin menemui rokok yang tidak ada cukainya mohon untuk di-tag ke media sosialnya Kantor supaya nanti bisa langsung ditindaklanjuti,” ujarnya saat membuka acara Sosialisasi dan Peraturan Perundang-Undangan di Bidang Cukai dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 200/PMK.04/2019, Senin (29/11).

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video