Diundang ke Grahadi, Gubernur Khofifah Doakan Mario Aji Juarai Moto3 Musim 2022

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Devi Fitri Afrianti
Jumat, 03 Desember 2021 17:41 WIB

Mario Suryo Aji, Pembalap Moto3 asal Magetan saat menyerahkan cenderamata berupa helm kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mario Suryo Aji (17), satu-satunya rider asal Indonesia yang akan bertanding di Moto3, Kejuaraan Dunia Musim 2022. Pemuda kelahiran Magetan itu diundang ke Grahadi bertemu Gubernur Jawa Timur , Selasa (1/12) sore.

Pada kesempatan itu, Khofifah menyampaikan bahwa dirinya dan segenap masyarakat Jawa Timur bangga dan bahagia dengan capaian prestasi Mario dan senantiasa mendoakan yang terbaik untuk kesuksesan Mario membawa harum nama daerah dan bangsa Indonesia di kancah internasional.

Dia berharap Mario bisa menjuarai Moto3 musim 2022. "Sehingga bisa membawa nama Magetan, Jawa Timur, serta memosisikan pebalap dari Indonesia sejajar dengan pebalap dari berbagai dunia," katanya.

Mantan Menteri Sosial itu sangat mengapresiasi prestasi yang sudah ditorehkan Mario pada berbagai even balap motor. Harapannya, kiprah Mario bisa menginspirasi pemuda di Indonesia, khususnya Jawa Timur dan Magetan. Dia juga mengingatkan bahwa kesuksesan tidak cukup diraih dengan latihan.

"Butuh doa dan restu dari orang tua, keluarga terdekat yang akan mendorong kesuksesan Mario pada ajang bergengsi tersebut," ucapnya.

Kejuaraan dunia Moto3 merupakan ajang bergengsi dunia. Balap motor yang memiliki nama resmi Moto3 World Championship ini diperlombakan setiap tahun. Pada kelas tersebut diikuti pebalap dari berbagai negara. Antara lain Diogo Moreira, Matteo Bertelle, Elia Bartolini, Scott Ogden, David Salvador, David Munoz, Joel Kelso, Joshua Whatley, Taiyo Furusato, Daniel Holgado, dan tentunya rider Indonesia, Mario Aji.

Khofifah yakin, ihtiar yang dilakukan secara baik dan dengan dukungan doa dari banyak pihak bisa mengantarkan Mario mencapai prestasi yang terbaik. Saat bertemu dengan gubernur, Mario bertukar cenderamata dengan Gubernur Khofifah. Cenderamata yang diserahkan Mario kepada Gubernur Khofifah berupa helm disertai tandatangannya. Lalu, Gubernur Khofifah memberikan jaket kulit buatan Magetan yang langsung dipakai oleh Mario.

Ia berharap, Mario Suryo Aji sukses dan mampu membawa nama harum Indonesia di ajang kejuaraan balap motor Moto3. Moto3 sendiri adalah salah satu seri atau kelas dari Grand Prix Sepeda Motor dunia yang diselenggarakan bersama Moto2 dan MotoGP.

Mario  akan tampil di Moto3 Tahun 2022 selama semusim penuh usai direkrut oleh Honda Team Asia. Ia berpartner dengan pembalap Honda Team Asia lainnya asal Jepang, yakni Taiyo Furusato. Pembalap berusia 17 tahun ini diketahui menggantikan posisi Andi Gilang yang sebelumnya tampil untuk Honda Team Asia.

Saat menerima Mario, orang nomor satu di Jatim itu kagum atas prestasi yang diraih Mario. Pasalnya, Mario menjadi satu-satunya yang akan berkesempatan untuk tampil di depan hadapan masyarakat Indonesia di ajang balap Moto3 pada musim depan, salah satunya di Sirkuit Mandalika NTB.

Tak hanya itu, lanjut Khofifah, prestasi Mario sudah dikumpulkannya sejak 2018 lalu. Saat itu, dia berhasil merebut lima besar Asia Talent Cup 2018. Di tahun yang sama ia peringkat 6 Asia Road Racing Championship bersama Honda CBR 250RR.

"Indonesia khususnya juga Jawa Timur sangat bangga memiliki pembalap seperti Mario, dengan capaian prestasi yang diraih. Sejak usia 5 tahun sudah mulai karir balap motor mengikuti ayahnya. Dan mulai mengumpulkan prestasi sejak tahun 2018. Satu tahun berikutnya, Mario naik ke level Moto3 junior dan berhasil berada di peringkat 18. Kemudian peringkat ke-16 di ajang Red Bull Rookies Cup," puji Khofifah.

Menurut Khofifah, sosok Mario itu sangat penting untuk memberikan semangat sekaligus sebagai referensi kebanggaan bagi anak muda di seluruh Indonesia. Di mana, ada anak muda dari Kabupaten Magetan mengharumkan nama Indonesia di mata internasional.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video