Saya Ditinggal Anak Perempuan Satu-satunya, Ingin Belajar Ikhlas

Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: .
Sabtu, 04 Desember 2021 09:52 WIB

Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.

>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<<

Pertanyaan: Assalamualaikum Wr. Wb. Kiai Imam yang saya hormati, saya ingin belajar ikhlas. Belum lama ini saya ditinggal anak putri satu-satunya yang baru berumur 5 tahun yang sangat kami sayangi.

Pertanyan kami, apakah putri saya itu masih ingat saya sebagai ibunya walau sudah di dua alam yang berbeda. Kedua, apakah ketika saya mengirimkan bacaan al-Fatihah maupun surat Yasin akan sampai pada anak saya?

Terima kasih penjelasannya Kiai. Semoga jawabannya bisa membimbing saya untuk ikhlas.

Wassalamualaikum Wr. Wb. (Ippung ...@gmail.com)

Jawaban:

Waalaikummussalam Wr.Wb. Ibu Ippung yang saya hormati, pertama saya ikut berbelasungkawa meninggalnya putri ibu satu-satunya. Semoga Allah SWT mengampuni dosanya dan menerima amal baiknya.

Melihat apa yang ibu sampaikan, saya bisa memahami, kiranya agak berat untuk tabah dan ikhlas, jika seseorang ditinggal wafat oleh putra atau putrinya seperti yang ibu alami. Tapi jika berkenan merenung, bahwa kita sendiri, anak-anak, harta, dan yang lain adalah titipan Allah, "bukan milik kita".

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video