Empat Bulan Kompensasi Tak Cair, Warga ​Desa Tanjung Rejo Probolinggo Nekat Hadang Truk Tambang

Empat Bulan Kompensasi Tak Cair, Warga ​Desa Tanjung Rejo Probolinggo Nekat Hadang Truk Tambang Ilustrasi alat berat.

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Sejumlah warga di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, yang terdiri dari emak-emak, melakukan aksi protes, Senin (17/1). Mereka menghadang truk tambang yang melewati jalan desa dengan lincak bambu, karena membuat jalan rusak dan menimbulkan polusi. 

"Biasanya ada kompensasi kepada warga yang tinggalnya di pinggir jalan," ujar salah seorang warga setempat berinisial NS, kepada wartawan, Senin (17/1).

Ia memaparkan, kompensasi itu berupa uang sebesar Rp50 ribu setiap bulan. Namun, kompensasi itu kemudian turun menjadi Rp25 ribu. Bahkan, kini tidak ada lagi.

"Belakangan ini kompensasi itu sudah empat bulan lamanya tidak terbayarkan," kata NS.

Karena empat bulan lamanya tidak ada kompensasi, warga kemudian nekat menghadang truk tambang itu di jalan desa. Ironisnya, saat sejumlah awak media melakukan konfirmasi di areal tambang, justru mendapat perlakukan yang kurang etis. 

Tiba-tiba ada seorang pria datang dan melarang wartawan agar tidak mengambil gambar. Bahkan, pria tersebut sempat bersitegang dengan para wartawan.

Simak berita selengkapnya ...