"TPS yang sangat rawan akan diamankan oleh dua orang personel TNI, empat personel polisi dan dua personel Linmas," tuturnya.
Adapun rinician personel itu yakni, dari unsur polisi sebanyak 1.879 personel, dari unsur Linmas sebanyak 1.204 personel, dan tambahan dari TNI sekitar 1.000 personel yang meliputi kodim 0826/Pamekasan, BKO dari Kodim 0827/Sumenep, Kodim 0828/Sampang, Kodim 0829/Bangkalan, juga 516 BJ, Subdenpom V/Brawijaya.
Sekdakab Pamekasan, Totok Hartono, mengimbau untuk desa yang masih sengketa untuk didinginkan terlebih dahulu dan menjaga kondusiviitas. Mengingat, pesta demokrasi tingkat desa kali ini berlangsung dalam bulan suci ramadhan.
"Kita jaga kondusifitas dan keamanan Pamekasan bersama-sama, untuk desa yang masih sengketa kita colling down dulu, ketidakpuasan kita pasrahkan kepada aparat hukum," ucap Totok.










