Heri menjelaskan alasan dirinya berinisiatif membuat ramuan tersebut, karena tak sabar menunggu petugas kesehatan hewan guna memeriksa hewan ternaknya yang terjangkit PMK.
"Petugas kesehatan hewan kan antre datangnya. Kemudian saya punya inisiatif bikin ramuan sendiri. Saya kasih ke sapi saya, ternyata ada perubahan. Kemudian teman-teman sesama peternak saya kasih tahu," ujar Heri ditemui di kandang sapi miliknya, Kamis (24/6/2022).
Ramuan tradisional tersebut diberikan ke sapi yang sudah terjangkit PMK dengan dosis 1 botol air mineral ukuran 1,5 liter per hari. Namun untuk menjaga kesehatan sapi yang belum terjangkit PMK cukup diberikan 1 botol per tiga hari sekali.
"Ini diberikan kepada sapi yang terjangkit sehari sekali satu botol. Kalau yang belum terjangkit cukup tiga hari sekali," imbuhnya.










