Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo tanam bersama demplot tebu menggunakan produk pupuk baru Petrokimia ZA Plus, Petroganik Premium, dan NPK Petrocane. foto: Ist.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kolaborasi antara PT Petrokimia Gresik dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X dalam Program Makmur sukses meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani tebu di Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Hal ini diungkapkan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dalam acara panen dan tanam demonstration plot (demplot) Program Makmur, di Kediri, Jumat (1/7/2022).
BACA JUGA:
- Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur, PG Beri Beasiswa 50 Siswa SMK Pertanian
- Hadapi Dinamika Global, Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur
- Dukung Pertumbuhan UMKM Warga Sekitar, Petrokimia Gresik Kembali Gelar Bazar Ramadhan Lontar 2026
- Gelar Safari Ramadhan, Petrokimia Gresik Salurkan Rp723,5 Juta untuk Masjid dan Ponpes
"Hasil produktivitas tebu naik dari sebelumnya 116,5 ton per hektare menjadi 159,7 ton per hektare (37 persen). Ini merupakan capaian yang sangat berarti untuk membantu meningkatkan pendapatan petani tebu yang juga naik dari Rp 25,8 juta per hektare menjadi Rp 46,5 juta per hektar," ucap Dwi Satriyo.
Menurutnya, tahun ini Petrokimia Gresik mendapatkan tugas merealisasikan Program Makmur dari Pupuk Indonesia di lahan seluas 85.000 Ha yang terbagi di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta, Jawa Timur, Bali Nusa, Sumatera, dan Kalimantan.
Hingga bulan Juni 2022 realisasinya mencapai 57.820 Ha atau 68 persen dari target dengan melibatkan 31.740 petani.
"Untuk komoditas tebu, realisasi yang dicapai Petrokimia Gresik mencapai 34.894 Ha, dan menjadi komoditas terbesar. Realisasi tersebut salah satunya berhasil dicapai melalui kerja sama dengan PTPN X, seperti di Kediri ini," tuturnya.
Selain PTPN, Program Makmur di Kediri juga melibatkan sejumlah stakeholder penting lainnya, seperti Pemerintah Kabupaten Kediri, Bank BNI, RNI, dan sebagainya.
Dengan demikian, Program Makmur ini menjadi kolaborasi di antara perusahaan BUMN, sekaligus ekosistem yang saling terintegrasi dan berkelanjutan yang melibatkan stakeholder pada hulu dan hilir bidang usaha pertanian.
"Sebagai bagian dari Pupuk Indonesia dan BUMN, Petrokimia akan terus mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, khususnya di masa kebangkitan ekonomi nasional pasca pandemi seperti sekarang ini," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan tanam bersama demplot tebu menggunakan produk pupuk baru Petrokimia Gresik, yaitu ZA Plus, Petroganik Premium, dan NPK Petrocane.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




