Awas, DB Merajalela di Tulangan Sidoarjo

Awas, DB Merajalela di Tulangan Sidoarjo

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Awas, demam berdarah (DB) sedang merajalela dengan menyerang warga di 11 desa se-Kecamatan Tulangan. Ironisnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo melalui UPTD Puksesmas Tulangan terkesan cuek. Buktinya, tak ada upaya preventif dengan melakukan fogging atau penyemprotan untuk melokalisir penyakit mematikan yang penyebarannya akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti tersebut. 

Padahal, kepala desa (kades) dari Desa Telasih, Kepatihan, Janti,Kendodong, Jiken, Pangkemiri, Kepadangan, Tulangan, Kenongo, Kebaron dan Gelang sudah mengeluh agar dilakukan fogging di pemukiman penduduknya. Faktanya, belum ada penanganan serius dari petugas Puskesmas setempat.

Kades Tulangan, Iswanto pada BANGSAONLINE.com mengakui bahwa selama bulan April 2015 ini, jumlah warganya yang menderita DB sebanyak 6 orang.

"Tetangga desa seperti Desa Kepatihan ada 8 orang yang menderita DB. Sama yang dirasakan oleh desa-desa lainnya di Kecamatan Tulangan. Memang, ada rencana di desa kami akan dilakukan penyemprotan. Kenyataannya sampai sekarang belum dilaksanakan," ujarnya dengan nada dongkol, Kamis (23/04).

Salah satu perangkat desa Kepatihan yang wanti-wanti namanya tidak mau dikorankan mengaku permasalahan wabah DB di desanya, sudah dilaporkan secara lisan maupun tertulis pada UPTD Puskesmas Tulangan yang terletak di Jalan Raya Desa Kepadangan. Tetapi, laporan tersebut belum ada realisasi dan tindak lanjutnya.

"Sedangkan setiap hari, pengaduan warga selalu masuk ke kantor desa terkait wabah DB. Kami berharap supaya UPTD Puskesmas Tulangan melakukan fogging sekaligus sebagai pencegahan agar warga tidak lagi resah. Sebab sampai saat ini,ada warga masih menjalani rawat inap karena positif terjangkit DB," jelasnya.

Sayangnya, Kepala UPTD Puskesmas Tulangan, dr Prufiana belum berhasil dikonfirmasi BANGSAONLINE.com hingga berita ini diturunkan. Pesan pendek yang dikirim melalui ponselnya juga tidak ada jawaban.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Awas, DB Merajalela di Tulangan Sidoarjo