Butuh Biaya Persalinan, Kakak Dan Adik Ipar Jadi Pengepul Judi

Butuh Biaya Persalinan, Kakak Dan Adik Ipar Jadi Pengepul Judi

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - M. Harun (35) dan adik iparnya M Alvan (30), keduanya warga jalan Klimbungan gg.1, ditangkap anggota Polsek Genteng. Keduanya ditangkap polisi karena diketahui menjadi pengepul judi bola.

M. Harun tergolong suami siaga dengan mempersiapkan diri menjelang kelahiran anak keempat, dia berusaha mencari tambahan untuk persalinan anak keempatnya.

Namun, cara yang dilakukan Harun mencari tambahan sebagai pengepul judi tersebut jelas salah. Bukan hanya itu, selama menjadi pengepul Harun mengajak adik iparnya yang berperan untuk mencari pelanggan.

"Dalam sekali pertandingan, saya biasanya dapat untung hingga 2 juta, itu lumayan untuk tambahan biaya persalinan," terangnya, Senin (27/4).

Harun mengatakan saat melakukan judi dirinya selalu memilih pertandingan yang di rasanya menarik, termasuk gelaran liga Champions. "Gak semua pertandingan mas, apa lagi kalau partai besar banyak yang bertaruh mas," tutur Harun.

Sementara itu, Kapolsek Genteng Kompol Roman S Elhaj mengatakan keduanya di tangkap usai melakukan transaksi dengan menyerahkan uang hasil judi tersebut.

"Keduanya kita tangkap saat ada di jalan Pecindilan, yang pada saat itu Alvan menyerahkan uang taruhan dari pelanggannya ke pengepulnya. Harun jadi langsung kita gelandang," ucap Roman.

Dengan tertangkapnya keduanya, polisi berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 1,7 Juta, dan 4 buah HP. "Kita akan jerat tersangka dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara," terang mantan Kapolsek Wonokromo. (yan/rvl)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: