Heboh Eko Kuntadhi yang Mencela Ning Imaz Lirboyo dengan Isu Selangkangan

Heboh Eko Kuntadhi yang Mencela Ning Imaz Lirboyo dengan Isu Selangkangan Dahlan Iskan

KEDIRI, BANGSAONLINE.com Heboh tentang yang mencela dengan isu selangkangan masih ramai di publik. Siapa ?

Nah, tulisan Dahlan Iskan, wartawan kondang,  di HARIAN BANGSA pagi ini, 16 September 2022 sangat menarik dibaca. Atau Anda bisa baca di BANGSAONLINE.com di bawah ini. Selamat membaca:

BANYAK jalan untuk nge-top. Pun . Dia jadi terkenal lewat orang yang lagi terpeleset: . Tokoh medsos dari Semarang itu diserang habis oleh kalangan NU: dianggap melecehkan .

Heboh.

Saya pun menghubungi . Nama lengkapnyi: Fatimatuz Zahra. "Saya tidak tahu mengapa dipanggil Imaz. Sejak kecil itulah nama panggilan saya," katanyi. Sedangkan ''Ning'' di Kediri, adalah panggilan untuk putri seorang kiai. Sama dengan ''Gus'' kalau anak kiai itu laki-laki.

memang anak salah satu kiai pondok pesantren Lirboyo. Yakni sebuah pondok di pinggir barat kota Kediri. Para peziarah Goa Maria Poh Sarang pasti melewati depan pondok Lirboyo. Pesantren ini sangat besar. Lirboyo tergolong pondok level bintang sembilan di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Dengan demikian memang pemilik darah biru di Lirboyo. Tapi namanyi memang belum menasional. Dia tidak aktif di organisasi pelajar, mahasiswa, atau wanita NU tingkat nasional. Dia juga tidak aktif di politik. Tidak salah kalau tidak mengenal siapa dia.

Mengomentari negatif video mungkin dianggap tidak berisiko. Mungkin juga sangat ideologis. Liberalis. Mungkin saja ia ingin ''meluruskan'' pikiran umum yang terlalu sempit dalam beragama.

Di kalangan tertentu memang muncul kegelisahan besar. Yakni terlalu fanatiknya masyarakat kita dalam beragama. Itu dianggap salah satu penyebab kita sulit maju.

sendiri tidak pernah ingin terkenal. Begitulah ajaran yang dia terima sejak kecil. Dia lahir, tumbuh, remaja sampai dewasa di lingkungan pondok Lirboyo. Sampai tamat setingkat SMA di situ –dengan kemampuan ilmu lebih tinggi dari umumnya sarjana agama Islam.

Di pondok itu mendalami ilmu fikih, tata cara peribadatan. Dia bisa dibilang ahli fikih. Terbukti sering jadi pembicara dalam forum bahtsul masail –pembahasan masalah-masalah keagamaan yang rumit yang lagi hangat di tengah masyarakat modern.

Dan dia hafal Quran.

Kalau saja tidak ada pandemi nama tidak akan muncul di medsos. Gara-gara pandemilah terbiasa dengan yang serba online.

Selama masa Covid-19 pekerjaan utamanyi, mengajar, terhenti. Demikian juga undangan berceramah di pengajian-pengajian. Berhenti total.

Di tengah pandemi itu dia masuk dunia Instagram. Maksudnyi, agar tetap bisa menyebarkan ilmu agama di masa pandemi.

Karena itu isi Instagram melulu soal ajaran agama. Khususnya menyangkut wanita dan rumah tangga. Penggemar Instagramnyi banyak sekali. Follower-nyi 129.000 kemarin pagi dan menjadi 130.000 sore harinya.

Bahasan soal wanita tidak pernah habis daya tariknya. Termasuk bagaimana wanita kelak di surga. Apa ''hadiah'' yang dijanjikan Tuhan untuk wanita di surga kelak.

Simak berita selengkapnya ...