Implementasikan Collaborative Governance, UMSIDA Gelar Government Visit di Banyuwangi

Implementasikan Collaborative Governance, UMSIDA Gelar Government Visit di Banyuwangi Mahasiswa Prodi Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) saat menggelar Government Visit di Bappeda Pemkab Banyuwangi, Jumat (9/12/2022)

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Program Studi (Prodi) Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah (), dalam mengimplementasi , sukses menyelenggarakan Government Visit di Bappeda Pemkab.

Kegiatan itu digelar, untuk menghasilkan kapasitas dan mutu lulusan yang unggul. Oleh karena itu, dibutuhkan berbagai program pendidikan kemahasiswaan. Salah satunya, melalui Government Visit dengan tema ‘ dan Kebijakan Pembangunan Daerah di Era VUCA’.

Hal ini, sudah menjadi suatu keharusan, sebab Government Visit merupakan salah satu sarana pendalaman materi secara teoritis dan aplikatif dalam memahami praktik pemerintah secara langsung bagi para mahasiswa.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 8.00 WIB ini, bertempat di Aula Minak Jinggo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan diikuti mahasiswa Prodi Administrasi Publik, . Jum'at (9/12/2022).

Dekan Fakultas Bisnis, Hukum dan Ilmu Sosial, Wisnu Panggah Setiyono berterima kasih kepada Pemkab atas sambutannya kepada para mahasiswa yang ingin belajar tentang collaborative governance.

“Terima kasih hari ini atas Pemkab telah menyambut dengan hangat kami semua, yang ingin belajar tentang collaborative governance dan kebijakan pembangunan daerah di Pemkab," katanya.

Ia berharap, mahasiswa dapat mengikuti Program Merdeka Belajar Kamus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kedepannya, terutama Prodi Administrasi Publik, yang merupakan Prodi Unggulan utama di yang sudah terakreditasi A sejak 2020.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab, Suyanto Waspo Tondo Wicaksono berterima kasih kepada yang telah berkunjung di wilayahnya.

"Terima kasih telah berkunjung disini dan kami berharap Pemkab dapat menjadi bahan kepadatan pikiran para mahasiswa hingga lulus perkuliahan nantinya,” ucapnya.

Ia menceritakan, terciptanya transportasi ini, dari kesadaran diri dan potensi yang dimiliki oleh pihaknya.

“Prioritas Pembangunan Daerah Pemkab, Skala Wajib, yaitu Pendidikan dan Kesehatan, Skala Unggulan, yaitu UMKM, Pertanian, Pariwisata, Skala Penunjang, yaitu Infrastruktur, Sosial, LH, Birokrasi," jelasnya.

Selain itu, masih kata Yayan sapaan akrab Kepala Bappeda, kolaborasi penting dilakukan dan menjadikan musuh sebagai teman.

"Tentu kami memilih sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Salah satu bentuk dari membangun ‘Super Tim’ dengan melibatkan banyak pihak tersebut," pungkasnya. (cat/sis) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Cuaca Kurang Bersahabat, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Ditutup':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO