Dari paparan tersebut, terlihat peningkatan dari segi realisasi pendapatan maupun belanja daerah. Diketahui target pendapatan daerah pada tahun anggaran 2021 sebesar Rp32,9 trilliun, sementara realisasi mencapai Rp33,3 trilliun atau melampaui target 101,04 persen.
Sementara realisasi belanja daerah tahun anggaran 2021 sebesar Rp33,4 trilliun dari target Rp36,6 trilliun ata setara dengan 92,44 persen.
Sementara postur APBD Provinsi Jatim TA 2023 untuk pendapatan daerah diproyeksikan Rp29,48 trilliun. Sedangkan belanja daerah diproyeksikan Rp31,12 trilliun dan pembiayaan daerah diproyeksikan mencapai 1,27 trilliun.
Atas seluruh capaian realisasi tahun anggaran 2022 ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi kepada seluruh OPD Pemprov Jatim yang telah bekerja keras dan memberikan yang terbaik.









