Jambret di Sidoarjo Nyaris Dibakar Massa

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pelaku penjambretan, Suprianto (36), warga Desa Sidorejo Kav. Madubronto 68/12 Kecamatan Krian, babak belur dihakimi massa yang emosional setelah tertangkap tangan menjambret kalung emas seberat 11,5 gram milik Paimah (55) warga Dusun Genengan RT 02 RW 02 Desa Popoh Kecamatan Wonoayu, Rabu (27/05).

Bahkan, massa yang beringas nyaris bertindak anarkis dengan membakar hidup-hidup Suprianto. Beruntung, petugas cepat datang ke lokasi sehingga menyelamatkannya dari amuk massa. Kendati demikian, sepeda motor Honda GL Pro warna hitam Nopol W-2077- JT yang digunakan untuk melakukan aksi penjambretan, hangus menjadi arang setelah dibakar massa.

Informasinya, kejadian berawal ketika Paimah bersama cucunya, Dwi Widayati (23) hendak bertandang ke rumah saudaranya di kawasan Desa Kepuh Kemiri Kecamatan Tulangan. Keduanya berboncengan sepeda motor bebek Honda Beat melintasi jalan Dusun Wersah Desa Grabagan Kecamatan Tulangan.

Sesampai di perbatasan, tepatnya di depan pintu makam Desa Kepuh Kemiri, tiba-tiba dihampiri Suprianto dari belakang yang juga mengendarai motor sambil menyambar kalung yang melilit di lehernya. Melihat neneknya menjadi korban penjambretan, Dwi Widayati spontan berteriak jambret sambil menunjuk ke arah pelaku.

Mendengar teriakan tersebut, warga langsung melakukan penghadangan. Karena khawatir ditabrak motor yang digunakan pelaku, salah seorang warga mengambil batu bata dan melemparkan ke kepala Suprianto. Celakanya, lemparan batu bata tersebut tepat mengenai pelaku sehingga motornya oleng dan terjatuh. Akhirnya, warga berhasil menangkapnya.

Tanpa dikomando, warga yang emosi langsung mengayunkan bogem mentah maupun tendangan bertubi-tubi ke sekujur tubuh Suprianto. Tak puas hanya menghajar, massa yang beringas juga membakar sepeda motornya. Bahkan, massa yang semakin banyak berteriak-teriak agar pelaku dibakar hidup-hidup.

Beruntung, petugas dari Polsek Tulangan segera ke lokasi kejadian sehingga nyawa pelaku dapat diselamatkan dari amukan massa. Karena mengalami babak belur, tersangka dilarikan ke RS.Bhayangkara Pusdik Porong untuk mendapatkan perawatan medis.

Salah satu saksi mata warga Desa Kepuh Kemiri, Jainul Muslimin mengatakan bahwa pelaku membuntuti korbannya dari belakang. "Setelah menjambret, pelaku melaju kencang ke arah jalur utama. Namun, berhasil dihadang warga dan tertangkap," ujarnya.

Sedangkan Dwi Widayati menuturkan bahwa dia berbocengan sepeda motor untuk mengantarkan neneknya ke rumah pamannya. "Ditengah perjalanan, kalung milik nenek ditarik oleh pelaku. Saya langsung berteriak minta tolong," ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Tulangan, AKP H. Sutrisno ketika dikonfirmasi membenarkan pelaku penjambretan yang tertangkap massa tersebut.

"Kami mengamankan tersangka pejambretan. Sedangkan sepeda motor milik tersangka yang dibakar massa, kami amankan sebagai barang bukti,"ujarnya.

Sedangkan tersangka masih belum bisa dimintai keterangan karena dilarikan ke RS.Bhayangkara Pusdik Porong untuk mendapatkan perawatan medis. (gus/sho)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Jambret di Sidoarjo Nyaris Dibakar Massa