"Reformasi sistem kesehatan nasional itu antara lain layanan kesehatannya harus disupport. Alkesnya support, dokter spesialisnya support, layanannya berkualitas," jelas Gubernur.
Khofifah berharap, Gedung Multazam bisa memberikan semangat lebih kuat untuk memberikan pelayanan terbaik.
"Semoga milad ke-30 rumah sakit haji ini bisa memotivasi kita semua untuk memberikan pengabdian terbaik, dedikasi terbaik, dan terus meningkatkan kualitas terbaik. Dan mudah-mudahan, pemanfaatan Gedung Multazam ini berseiring dengan berkah dan ridho Allah SWT. Amin," harap gubernur.
Sementara itu, Direktur RSUD Haji Jatim Dr. dr. Herlin Ferliana, mengungkapkan pemberian nama Multazam berkaitan dengan sejarah RSUD Haji sendiri. Kisahnya bermula dari peristiwa kelam terowongan Mina pada pelaksanaan haji 1990 yang memakan banyak korban jiwa dari Indonesia, termasuk embarkasi Surabaya.










