Gubernur Jatim Khofifah (dua dari kiri) saat meninjau penanganan bencana, beberapa waktu lalu.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Untuk menekan risiko bencana, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan gotong royong ke seluruh elemen strategis dalam mewujudkan desa tangguh.
Hal ini disampaikan Gubernur Khofifah terkait momentum Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional yang jatuh setiap tanggal 26 April dengan tema 'Tingkatkan Ketangguhan Desa, Kurangi Risiko Bencana'.
BACA JUGA:
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
"Ketangguhan itu akan membentuk resiliensi. Di mana pada upaya juga diperlukan sosialisasi, edukasi dan pelatihan secara masif," ungkap Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kamis (27/4).
Kegotongroyongan ini dapat diwujudkan apabila masyarakat mendapatkan pelatihan, edukasi, dan sosialisasi berkaitan dengan kesiapsiagaan bencana. Sebab ini merupakan pelajaran dan upaya berkelanjutan dari lini paling bawah.
"Jadi tidak hanya dapat sekali pelajaran lalu selesai. Tapi ini adalah bekal bagi kita semua untuk mengantisipasi jika terjadi bencana," katanya
Oleh karenanya, tim BPBD di masing-masing kabupaten/kota diharapkan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada titik-titik yang berpotensi rawan bencana. Kegiatan sosialisasi, edukasi, dan pelatihan harus dilakukan sesering mungkin. Mengingat Jawa Timur merupakan wilayah Ring of Fire.
"Kalau kegiatan ini rutin, ketika bencana datang kita akan lebih siap dan sigap dalam bertindak," tegas Khofifah meyakinkan.

Dengan tema yang memiliki pesan mendalam ini, Khofifah berharap budaya tangguh bencana akan muncul di masyarakat.
"Ini akan berdampak pada pengurangan risiko bencana. Sehingga, mewujudkan budaya tangguh bencana di masyarakat menjadi penting," tukasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




