Pemkab Jombang akan Gelar Operasi Pasar Jika Harga Sembako Naik Tak Wajar

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Jelang bulan Ramadhan, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional mengalami kenaikan. Sejumlah komoditas bahkan mengalami kenaikan secara signifikan terutama harga beras, gula, dan minyak.

Ini menyebabkan banyak masyarakat di Jombang yang mengalami penurunan daya beli. Hal itu membuat Pemerintah Kabupaten berencana melakukan operasi pasar untuk menekan kenaikan beberapa harga kebutuhan pokok, jika kenaikan harga tersebut tidak wajar Selasa (9/6/2015).

Di Desa Surobayan, Tengaran, Kecamatan Peterongan, Bupati Jombang membagikan sembako kepada beberapa masyarakat tidak mampu. Usai melakukan pembagian sembako, warga setempat langsung diajak diskusi bersama dalam acara yang juga dihadiri Wakil Bupati Munjidah Wahab, Pimpinan DPRD Jombang, juga sekretaris daerah, Ita Triwibawati.

Bupati Jombang, Nyono Suharli, meminta masyarakat agar tidak khawatir terhadap kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, karena kenaikan harga tersebut masih dalam tahapan wajar. Pemerintah Kabupaten Jombang akan melakukan operasi pasar, jika dalam dua atau tiga hari terjadi lonjakan yang tidak wajar. Pemkab juga akan mengajukan surat ke Bulog setempat agar segera digelar operasi beras murah.

Sementara itu, Bu Zuli salah satu warga tidak mampu Desa Surobayan mengaku sangat terbantu atas pemberian sembako Bupati dan tim PLP-BK (Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas). "Kami juga akan selalu menjaga kebersihan lingkungan agar hidup sehat dan bisa bekerja dengan nyaman, sehingga ekonomi juga meningkat," katanya.

Sementara itu, diketahui kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok sendiri berkisar antara Rp 1.000 hingga Rp 2.000 seperti kenaikan harga daging ayam di Pasar Pon Jombang dari harga Rp 28.000 mengalami kenaikan Rp 30.000 per kilogramnya. Harga beras berkualitas mengalami kenaikan Rp 1000 per kilogramnya. Harga gula dan minyak goreng juga mengalami kenaikan yang sama Rp 10.000 menjadi Rp 12.000, dan minyak goreng dari Rp 9.000 menjadi Rp 11.000. (jbg-1/rvl)


Pemkab Jombang akan Gelar Operasi Pasar Jika Harga Sembako Naik Tak Wajar