Apabila Anda mengalami perubahan siklus menstruasi setelah rutin berolahraga, hal itu merupakan tanda bahwa Anda perlu mengurangi intensitas latihan atau memperbaiki nutrisi yang masuk untuk mengimbangi latihan yang dilakukan.
Gangguan menstruasi yang dialami seseorang dalam waktu berbulan-bulan dapat meningkatkan risiko mengalami masalah tulang, seperti osteoporosis, osteopenia, dan fraktur stres. Perubahan hormon juga dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun dan menyebabkan rentan terkena penyakit.
Penurunan hormon estrogen dan menstruasi tidak teratur dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan pembuluh darah tidak berfungsi dengan baik sehingag meningkatkan kadar kolesterol jahat.
Jika Anda mengalami gangguan siklus menstruasi setelah rutin olahraga lari, Anda dapat mengatasinya dengan menerapkan gaya hidup sehat, yaitu:










