Foto: Humas Kemenkumham Jatim
"Kemenkumham membutuhkan Tata Nilai yang menyatukan gerak langkah pegawai yang jumlahnya besar, sehingga semuanya tetap 'on the track' dalam mencapai visi misi dan target-target kinerja yang telah ditetapkan," tuturnya.
Andap Budhi mengatakan Kemenkumham bersifat heterogen karena mempunyai tugas dan fungsi yang beragam. Dalam kondisi ini, ia menargetkan 4 hal yang perlu dimaksimalkan oleh Kemenkumham yaitu optimalisasi akuntabilitas kinerja, peningkatan kepercayaan publik dan peningkatan kualitas pelayanan publik, serta peningkatan kompetensi SDM.
"Melihat kondisi Kemenkumham yang heterogen, diperlukan internalisasi secara intens dan berkelanjutan Tata Nilai PASTI sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan publik, meningkatkan kompetensi SDM dan akuntabilitas kinerja, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat," kata Andap.
Andap berharap seluruh pegawai yang ada di Kemenkumham dapat menerapkan Tata Nilai PASTI saat melakukan tugas dan fungsi mereka sehingga mewujudkan birokrasi yang berintegritas. Selain itu, tata nilai ini akan menjadikan pegawai yang profesional, visioner, berjiwa melayani, dan cakap teknologi.
"Alhamdulillah, gelar ini merupakan sebuah kepercayaan, kehormatan dan kesempatan yang diberikan oleh Unesa bagi saya. Tetapi selain itu, gelar kehormatan ini juga merupakan sebuah tantangan bagi saya untuk terus melakukan pengabdian dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara," ucap Andap.
Dalam sambutannya, Rektor Unesa Nurhasan mengatakan bahwa pemberian gelar kehormatan doktor honoris causa ini bukanlah hal yang mudah. Karena sejak berdiri, baru 3 orang yang menerima gelar kehormatan honoris causa.
"Termasuk kepada Bapak Andap dan Anang yang menjadi orang kedua dan ketiga," terangnya.
Gelar kehormatan doktor honoris causa menjadi yang pertama usai Unesa dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTNBH) per 20 Oktober 2022 melalui Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2022.
Selain dihadiri Menteri Hukum dan HAM, hadir pula Wakil Menteri Hukum dan HAM, para pimpinan tinggi, pejabat utama serta perwakilan pegawai Kemenkumham dan anggota Polri. Pada acara tersebut juga tampak Pimpinan Tinggi Kanwil Kemenkumham Jatim dan Kepala UPT jajaran yang memberikan dukungan langsung di lokasi kegiatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




