"Jangan pernah berhenti belajar dan mengembangkan wawasan. Dengan membaca itulah kita akan mendapatkan informasi dari sumber-sumber yang kredibel. Peran perpustakaan makin penting karena tidak hanya membudayakan gemar membaca, tetapi juga meningkatkan literasi masyarakat untuk menghadapi era society 5.0,” paparnya.
Menurut dia, banyak perpustakaan saat ini yang terus bertransformasi secara digital. Baik layanannya maupun penyediaan jurnal digital. Melihat perkembangan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jatim terus melakukan berbagai inovasi.
Inovasi yang sudah berjalan antara lain, Program BAHASA (Bahas Apa Saja) yaitu kegiatan literasi informasi secara online untuk menjawab pertanyaan masyarakat dalam berbagai topik dengan berkolaborasi bersama narasumber yang kompeten dalam bidangnya.
Ada pula SENSASI (Seneng Sinau Literasi) yaitu kegiatan bimbingan teknis secara online dalam bidang kepustakawanan untuk pustakawan SD, SMP, SMA dan Pondok Pesantren. Selain itu, WARAS (Wisata Arsip Anak Sekolah) yaitu kegiatan wisata arsip dan sejarah bagi murid sekolah untuk mengenalkan arsip sebagai memori kolektif bangsa, dan berbagai inovasi lainnya.










