Ia menyebut, pengusulan tari topeng gethak ini dilakukan sejak awal 2023.
"Kita usulkan di awal tahun 2023 kemarin, Alhamdulillah lolos," tuturnya.
BACA JUGA:Antrean Solar Subsidi di Pamekasan Mengular hingga Badan Jalan, Sopir Keluhkan Kuota Terbatas
Zaini menambahkan, pihaknya akan melakukan upaya pelestarian tari topeng gethak lewat pendidikan. Sebab, lingkungan sekolah dianggap sebagai cara paling efektif melestarikan sebuah budaya terutama untuk anak-anak dan siswa.
"Seperti penggunaan bahasa Madura setiap hari Sabtu, kemudian pakaian adat dan tari-tarian, lagu-lagu Madura itu lebih efektif kalau dilakukan di sekolah-sekolah," katanya.










