
Ia mengatakan bahwa salah satu strategi yang bisa dilakukan untuk mencapainya adalah dengan SWOT Analysis, karena hanya orang yang punya kemampuan membaca peta keadaan yang bisa melihat opportunity di berbagai keadaan. Dengan demikian, scholar atau cendekia dari Jawa Timur akan hadir dengan keilmuan yang cukup untuk berbagai kebutuhan strategis yang dibutuhkan.
"Keberadaan cendekia maupun akademisi dengan berbagai keilmuan yang cukup sangat kita perlukan untuk kebutuhan strategis yang sangat urgent saat ini, yaitu pemenuhan SDM untuk memberseiringi kemajuan industri manufaktur," paparnya.
Lebih lanjut dijelaskan gubernur, hal tersebut menjadi penting mengingat perkembangan industri manufaktur Jawa Timur cukup signifikan. Pasalnya, Jawa Timur berhasil melampui target Indonesia untuk mencapai industri manufaktur 30 persen pada 2045.










