Tokoh NU dan Deklarator PKB Sidoarjo Berpulang

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Konstituen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan warga NU, khususnya di Kabupaten Sidoarjo berduka. Sebab, Pemangku Pondok Pesantren (Ponpes) Al Chusnaini Desa Kelopo Sepuluh Kecamatan Sukodono sekaligus deklarator PKB Sidoarjo, KH Abdi Manaf telah berpulang ke Rahamatullah, Kamis (9/7) dini hari.

Ribuan pelayat dari seluruh Sidoarjo maupun kota lain seperti Mojokerto, hadir memberikan penghormatan terakhir sekaligus mengantarkan jenazah kiai karismatik yang juga mantan ketua PCNU Sidoarjo ini.

Menurut juru bicara pihak keluarga, Gus Mujib Hasyim menuturkan, kepergian KH Abdi Manaf setelah lama berjuang akibat penyakit gagal ginjal yang dideritanya. "Abah wafat di RS Darmo setelah dirawat selama empat hari di sana," tuturnya.

Ketokohan dan pengaruh KH Abdi Manaf tak perlu diragukan. Terbukti, ratusan orang mengikuti salat jenazah yang digelar di Masjid Al Chusnain kompleks pesantren. Termasuk di rumah duka, beberapa kiai sepuh yang turut mendoakan almarhum.

Seperti, KH Ahmad Ridoi, KH Hasyim Ahmad, KH Mustofa, KH Mutoharun Afif pengasih Ponpes Sabilul Mutakkin Mojokerto. Selain itu, Ketua PCNU Sidoarjo, Bupati H. Saiful Ilah SH.MHum, Dandim 0816 Sidoarjo serta anggota DPRD Sidoarjo ikut melayat.

Kecintaan masyarakat Sukodono dan Sidoarjo terhadap KH Abdi Manaf cukup besar. Ini terlihat, dari dua kali pelaksanaan proses sholat jenazah yang dilakukan petakziyah. Begitu juga saat almarhum diberangkatkan ke peristirahatan terakhir, ribuan kaum muslimim terlihat cukup panjang mengiringi jenasah.

KH Abdi Manaf yang juga ayah dari Ketua DPRD Sidoarjo, H Sullamul Hadi Nurmawan, semasa hidup pernah menjabat ketua PCNU Sidoarjo selama tiga periode, dan terakhir sebagai wakil ketua PWNU Jawa Timur. (sta/sho)


Tokoh NU dan Deklarator PKB Sidoarjo Berpulang