SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengharapkan para Duta Pancasila menjadi pelopor yang diteladani generasi muda serta membawa pengaruh positif di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan seiring dengan pengangkatan dan penetapan purnapaskibraka duta Pancasila yang dilaksanakan di kompleks Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Kamis (21/12/2023).
BACA JUGA:
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
“Atas nama Provinsi Jatim saya menyampaikan selamat kepada ananda semua yang telah diberikan amanah dan kehormatan sebagai purnapaskibraka. Penetapan ini adalah awal dari perjuangan ananda sekalian yang tidak boleh berhenti sampai di sini. Namun ananda harus terus berjuang untuk mencapai cita-cita yang diinginkan,” kata gubernur dalam sambutan yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Jawa Timur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Budi Raharjo.
Gubernur Khofifah berharap para purnapaskibraka duta Pancasila dapat menjadi pelopor yang bisa diteladani generasi muda yang lain, serta memberikan pengaruh positif di tengah masyarakat untuk selalu berpegang teguh pada nilai-nilai Pandasila secara tangguh dalam mempertahankan ideologi Pancasila.
"Pancasila adalah pencerahan bagi generasi. Pancasia juga menjadi pemandu generasi muda melintas liku-liku kehidupan dengan membawa semangat kebhinekaan dan keadilan. Edukasi Pancasila tidak sekadar mengajarkan, tapi juga menginspirasi untuk terus mengembangkan instrumen-instrumen nilai Pancasila yang realistis untuk bangsa ini," tandasnya.
Gubernur Khofifah meminta genarasi muda yang menjadi duta Pancasila supaya terus menanamkan jiwa nasionalis, patriotisme, dan kepemimpinan yang merupakan nilai-nilai ungul dari Pancasila.
Kemudian, nilai-nilai itu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai putra-putri Indonesia yang mampu memberikan energi positif bagi negerasi muda yang lain serta masyarakat.
"Saya memahami bahwa jika mengambil perspektif pemikiran generasi milenial, maka Pancasila pasti akan dilihat dari aspek nilai guna dan manfaatnya bagi kehidupan," tandasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




