Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Zahlul Yussar bersama instansi terkait menggelar rapat terkait mencari solusi untuk balap liar di Kota Delta.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Balap liar yang terjadi di Sidoarjo, kini menjadi perhatian dari berbagai pihak untuk mencari solusi tepat.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Zahlul Yussar di kantor Dinas Perhubungan mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait membahas langkah cepat, agar masalah balap liar ini segera menemukan solusi menyeluruh.
BACA JUGA:
- KRYD Malam Minggu, Polres Lamongan Amankan 85 Motor Berknalpot Brong di Enam Titik Razia
- Brio Diduga Masuk Jalur Lawan, Tabrakan Beruntun di Balongbendo Sidoarjo Tewaskan 2 Pemotor
- Bobol Rumah di Gedangan, Pria Asal Sukodono Ditangkap Resmob Polresta Sidoarjo
- Razia Skala Besar di Babat, Polres Lamongan Amankan 21 Motor Knalpot Brong
"Tadi ada kepala Dishub, perwakilan Satlantas Polresta Sidoarjo serta Jasa Marga. Intinya kita mencari formula yang tepat mengatasi balap liar yang sangat berisiko ini," katanya kepada awak media, Rabu (20/3/2024).
Sebagai legislator dalam bidang pendidikan, Zahlul sangat prihatin karena mayoritas pelaku balap liar masih remaja dan masih duduk di bangku sekolah.
"Kami mendapat data dari Satlantas bahwa mereka masih sekolah dan belum cukup umur berkendara motor," ucap mantan atlet berkuda nasional ini.
Selain itu, menurutnya peran keluarga juga sangat penting untuk mengawasi dan membina mereka.
"Untuk mengatasi balap liar, kami mempunyai solusi agar mereka berlatih bersama di suatu tempat agar potensi mereka tersalurkan dan termonitor. Yang mengemuka adalah membangun sirkuit drag race di Kecamatan Porong. Intinya, ke depan tidak ada lagi cerita balap liar di jalan raya karena taruhannya nyawa," tambahnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




