Menurutnya, selain pelatihan dan pemberdayaan, Pemkot Pasuruan juga memberikan edukasi terkait manajemen keuangan kepada para pekka.
"Di era digitalisasi ini, untuk mendapatkan informasi itu sangat mudah. Seperti dunia dalam genggaman. Tidak hanya informasi, untuk mendapatkan pinjaman juga sekarang kita bisa dengan mudah mendapatkannya, apalagi iklan-iklan pinjaman online sangat banyak. Dan pada akhirnya jika kita tidak bijak, kita akan terjerat," pesannya.
BACA JUGA:Seret Istri Polisi, Polres Kediri Pastikan Kasus Investasi dan Arisan Online Bodong Tak Pandang Bulu

Ia juga menekankan pentingnya literasi keuangan bagi perempuan. Mengingat, hari ini tawaran penipuan berkedok investasi atau dikenal dengan investasi bodong dan pinjaman online ilegal sangat marak.










