Melalui pembekalan ini, Bahrun berharap para santri Ponpes Wali Barokah Kediri yang nantinya menjadi ustadz dan ustadzah jadi kepanjangtanganan Polda Jatim untuk menyebarkan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan kepada masyarakat.
Sebab, Indonesia adalah negara yang sangat majemuk dan beragam, sehingga sangat potensi untuk diadu domba.
BACA JUGA:Usai Kasus Gion Spa, Ditres PPA & PPO Polda Jatim Gelar Sosialisasi ke Pengusaha Hiburan Malam
"Sangat efektif apabila para ustadz dan ustadzah ini yang menyampaikan kepada mereka. Sehingga ada kewaspadaan. Ini sebagai upaya preemtif, sebagai penangkalan dan pencegahan," tambah Bahrun.
Dalam kesempatan itu, Bahrun memberikan pengenalan Indonesia secara menyeluruh, supaya santri paham tentang dasarnya Pancasila, bentuk NKRI, semboyan Bhinneka Tunggal Ika, serta Konstutusi UUD 1945.










