"Sebab, masih banyak guru di Bangkalan belum mendapatkan sentuhan secara serius, baik guru yang di bawah Kemendikbud atau guru dari Kementerian Agama (Kamenag)," tegasnya.
Selain itu, Lia juga menyoroti sarana dan prasarana (sarpras) sekolah, khususnya bagi pendidikan vokasi.
BACA JUGA:Ingatkan Nilai Sejarah Gedung Grahadi, Ning Lia Ajak Masyarakat Jaga Cagar Budaya dan Guyub Rukun
Menurutnya, sarpras vokasi perlu disesuaikan dengan kondisi zaman sekarang, agar keterampilan anak didik tetap update dan mengikuti perkembangan tekhnologi yang ada.
"Seperti boomingnya sepeda listrik, jadi perlu sekolah kejuruan dilengkapi sarprasnya, seperti ketersediaan alat peraga motor listrik tersebut," katanya.










