Anggota Bawaslu RI, Totok Hariyono, saat memberi sambutan.
"Sinergitas antara Media dan Bawaslu tetap terjalin, agar lebih mudah berinteraksi anatar Bawaslu dan Media, untuk menerima berbagai bentuk pengaduan masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan, masyarakat dapat memanfaatkan media untuk mendapatkan dugaan pelanggaran, sedangkan media menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat dengan penyelenggara pemilu. Kolaborasi ini juga bisa menciptakan tekanan sosial bagi pelanggar untuk bertanggung jawab.
"Saya berharap pada pilkada 2024 bisa terlaksana dengan aman, nyaman, dan menumbuhkan rasa kepercayaan penuh untuk memberikan hak suaranya dalam menentukan pilihannya," pungkasnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Bawaslu Nganjuk, Yudha Hernanto. Menurut dia, Bawaslu dan media mempunyai kaitan erat, dan masih tetap terjaga dengan baik dalam tegaknya sistem pengawasan pada pesta demokrasi tahun ini.
"Peran media bagi kami bawaslu nganjuk sangatlah penting, dan ini terus terjalin komonikasi bersama teman media," cetusnya. (bam/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




