Khofifah saat memberi bantuan untuk warga terdampak banjir di Jombang.
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Calon Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, meninjau kondisi banjir yang melanda pemukiman warga di Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Selasa (10/12/2024) sore. Ia mendatangi dua lokasi dalam rangka memberikan penguatan bagi warga masyarakat terdampak banjir.
Titik pertama yang dituju Khofifah adalah Kantor Desa Jombok. Di sana, ada puluhan warga mulai anak-anak, ibu-ibu hingga lansia yang tengah mengungsi.
BACA JUGA:
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur Khofifah dan 1.125 Warga Angkut 10 Ton Sampah di Surabaya
- Gubernur Khofifah Tinjau Proses Ambil Pin dan Verifikasi Data Calon Murid di 2 Sekolah Madiun
- Jawa Timur Raih Penghargaan Penurunan Pengangguran Terbaik
- Jawa Timur Jadi Produsen Padi Terbesar Nasional 2026
Meski banjir sudah 4 hari melanda desa mereka, para warga masyarakat baru mengungsi kemarin karena ketinggian air yang terus bertambah. Khofifah menyapa para pengungsi, berbagi makanan hingga es krim pada anak-anak, bahkan ada satu anak dari para pengungsi yang tak ingin lepas dari Khofifah.
“Mau es krim sama coklat,” kata Nadin, bocah berusia 3 tahun yang terus menggandeng tangan Khofifah sembari menyapa para pengungsi yang lain.
Menuruti permintaan Nadin, Khofifah membawakan banyak es krim, dan juga kue yang kemudian dibagi untuk seluruh anak-anak yang mengungsi di Desa Jombok.

Tak hanya itu, ia juga menyapa para Tagana yang sedang memasak makanan untuk warga masyarakat terdampak di Dapur Umum. Pasalnya, Tagana di sini setiap harinya menyiapkan sebanyak 5.600 nasi bungkus untuk warga terdampak banjir.
“Kebutuhan dasar seperti makanan, minuman, kemudian juga kesehatan menjadi sangat penting untuk dipenuhi. Maka dalam kesempatan ini kami juga menyerahkan bantuan logistik, seperti beras dan juga lauk cepat saji karena menurut saya itu penting. Selain itu juga tikar, dan kebutuhan yang lain,” kata Khofifah.
Peninjauan banjir yang dilakukan mantan Menteri Sosial dan Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini pun berlanjut. Ia turun langsung menyapa warga masyarakat yang masih bertahan di rumah masing-masing.
Ketinggian banjir yang mencapai 1 meter tak mengurungkan niatnya untuk menyalurkan bantuan makanan pada warga yang terkepung air banjir.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




