Draf Buku Saku BPJS Disosialisasikan

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Draft Buku Panduan Advokasi Jaminan Sosial Kesehatan disosialisasikan dalam gelaran workshop, di Surabaya, tiga hari lalu.

Diharapkan, buku yang disusun oleh aktivis BPJS Watch ini akan memberi manafaat maksimal bagi peserta BPJS Kesehatan, karena berisi prosedur penanganan kasus dalam membantu pasien BPJS kesehatan yang tidak mendapatkan pelayanan yang maksimal.

Hal ini diutarakan Hendri Wahyuni, Kepala Departemen dan Kepersertaan BPJS Jatim, saat workshop. ā€œDiharapkan dalam workshop ini juga mampu mengidentifikasi permasalahan pelaksanaan BPJS Kesehatan serta strategi penyelesaiannya. Selain itu, juga untuk konsolidasi penggiat jaminan sosial kesehatan untuk advokasi isu terkait,ā€ kata Indri, panggilan akrabnya.

Permasalahan-permasalahan ini, kata Indri, seringkali terjadi karena ketidaktahuan peserta BPJS Kesehatan saat menggunakan hak mereka di Puskesmas atau rumah sakit, yang tertera di dalam kartu kepesertaan. Ini juga karena kurangnya sosialisasi yang diberikan BPJS Kesehatan terhadap masyarakat umum, tentang manfaat dan cara penggunaannya. Juga harus diakui, bahwa kurangnya peran pemerintah dalam menangani permasalahan pasien, sehingga sampai saat ini BPJS Kesehatan berjalan kurang maksimal.

ā€œTujuan BPJS di sini mengakomodir temen-temen dan menjelaskan supaya permasalahan-permasalahan yang ada di lapangan itu tidak terjadi kesalah pahaman,ā€ tambah dia.

Workshop ini diikuti BPJS Watch Provinsi Jawa Timur, Serikat Buruh Indonesia, Sapu Lidi (Persatuan perempuan peduli generasi indonesia), KPI (Kualisi Perempuan Indonesia) serta SPSI Gresik (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia). (sby2/ros)