Gubernur Khofifah (tiga dari kiri) saat acara sertijab Bupati dan Wakil Bupati Jember. (Ist)
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Jember terpilih, Muhammad Fawait dan Djoko Susanto, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Jember, Kamis (6/3/2025).
Kepada Bupati dan Wakil Bupati Jember yang baru, Khofifah menekankan agar segera menangkap program Quick Win Pemerintah khususnya pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Sekolah Rakyat (SR) yang tengah digagas oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp1,819 Miliar untuk Masyarakat Kota Kediri
- Genjot Produktivitas Tebu, Khofifah Pimpin Tanam Perdana Bongkar Ratoon di Kediri
- Gubernur Khofifah Sebut EJIES 2026 Jadi Pusat Inovasi Pendidikan Terbesar di Jatim
- Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji Embarkasi Surabaya, Gubernur Khofifah: Jaga Kesehatan dan Ibadah
“Kita minta kuota 40 sekolah kepada Mensos Syaifullah Yusuf, 38 untuk Kabupaten/Kota dan 2 untuk Pemprov Jatim. Untuk yang pemprov, rencananya kami berharap satu di Malang dan satu di Jember. Harapannya dapat menurunkam angka kemiskinan yang lebih signifikan,” papar Khofifah.
Ia melanjutkan, Sekolah Rakyat ini nantinya memiliki format boarding school atau sekolah asrama dari level SD, SMP, dan SMA khusus anak-anak dari keluarga miskin dan miskin esktrem, sehingga anak-anak tersebut tetap mendapatkan pendidikan layak serta pembentukan karakter yang lebih terpadu.
Sedangkan, anggaran yang disiapkan adalah Rp100 miliar per sekolah, sehingga jika Jatim mendapat kuota 40 SR kita berharap total mencapai Rp4 triliun uang beredar di tengah tengah masyarakat.
“Yang terpenting adalah bagaimana dukungan Pemkab dan Pemprov untuk bisa menyiapkan lahan bagi sekolah rakyat ini,” kata Khofifah.

Keberadaan Sekolah Rakyat ini, lanjut Khofifah, bukan hanya sebagai wujud pemberian akses pendidikan yang lebih luas, tetapi juga dapat memberikan dampak ekonomi dengan membuka lebih banyak lapangan kerja di setiap daerah.
Untuk itu, Khofifah mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi lanjutan dengan kementerian terkait pada 9 Maret 2025 mendatang. Diantaranya akan membahas detail program sekolah rakyat dari Kemensos, tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dengan Kementerian ATR/BPN serta terkait Koperasi Desa Merah Putih dengan Kemendes dan Kemenkop UKM.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




