"Kota Pasuruan termasuk kota yang kecil dengan 4 kecamatan, dan 34 kelurahan terus berikhtiar untuk bisa mengejar ketertinggalan, utamanya secara sosiologis masyarakat perkotaan itu yang dilakukan adalah penguatan pada sisi SDM-nya karena sumber daya alam di Kota Pasuruan tidak cukup mewadahi," ujarnya.
"Walaupun kita punya pelabuhan, punya sejarah besar tentang tanjung termbikar, hari ini kita ingin menguatkan bukan hanya konteks sumber daya alam, bukan hanya sisi historis atau sejarah masa lalu tetapi yang perlu kita siapkan bagaimana membangun sejarah masa depan," imbuhnya.

Ia pun mengajak peserta untuk bagaimana mencari formula bagi penguatan utamanya pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.










