PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Lima bom yang ditemukan warga, diledakkan Tim Gegana Kepolisian Daerah Jawa Timur, di Dusun Garuk, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (8/10).
Lima bom itu ditemukan warga masing-masing dari Kabupaten Bojonegoro sebanyak tiga, satu dari Lamongan dan satu bom ditemukan warga Dusun Palesanggar, Kecamatan Pegantenan, beberapa waktu lalu.
BACA JUGA:
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
- Jelang Iduladha, PLN ULP Pamekasan Perkuat Jaringan demi Cegah Gangguan Listrik
Empat bom dibawa tim Gegana langsung dari Sub Detasemen I Polda Jawa Timur. Satu bom sebelumnya sudah diamankan di markas Brimob Sub Detasemen III A Pamekasan.
Kepala Unit I Detasemen Gegana Polda Jatim, Ispektur Tomporejo, mengatakan, peledakan sengaja dilakukan di Pamekasan karena di Sub Den lainnya tidak punya lokasi. Di Pamekasan ada lahan bekas tambang batu yang curam dan cukup aman untuk meledakkan bom.
Komandan Kodim 0826 Pamekasan, Letnan Kolonel Artileri Medan (Armed), Mawardi, mengatakan, dilihat dari spesifikasinya, kelima bom itu milik pasukan Armed jenis meriam dengan kaliber 105 milimeter.
"Bom itu bukan rakitan, melainkan produk pabrik. Namun tanggal dan tahun pembuatannya tidak diketahui karena sudah karat," ungkap Mawardi.
Pada saat proses peledakan, tim Gegana menggunakan kabel sepanjang 200 meter lebih. Percobaan pertama gagal. Baru pada percobaan kedua, bom langsung meledak. (beritajatim)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




