Fenomena Bediding Jelang Puncak Kemarau, BMKG Jelaskan Penyebabnya

Fenomena Bediding Jelang Puncak Kemarau, BMKG Jelaskan Penyebabnya Ilustrasi. Foto: Ist

BANGSAONLINE.com - Hampir seluruh wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur, tengah mengalami fenomena penurunan suhu udara atau yang dikenal dengan istilah bediding. 

Kondisi tersebut diprediksi berlangsung hingga menjelang puncak musim kemarau pada bulan Juli hingga Agustus, bahkan berpotensi berlanjut hingga September.

melalui laman resminya yang dikutip pada Minggu (22/6/2025), menjelaskan bahwa turunnya suhu udara disebabkan oleh perubahan pola angin musiman.

Angin Monsun Australia yang berhembus menuju Benua Asia melintasi wilayah Indonesia dan perairan Samudera Hindia membawa massa udara kering dengan suhu permukaan laut yang relatif rendah. 

Angin ini memiliki karakteristik kering serta minim kandungan uap air, terutama pada malam hari saat suhu mencapai titik terendah.

Kondisi itu menyebabkan suhu udara di wilayah Indonesia, terutama di bagian selatan khatulistiwa, seperti Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, terasa lebih dingin dari biasanya.

Lihat juga video 'BMKG Beri Pernyataan Tentang Penyebab Panas Terik di Wilayah Indonesia':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO