Menteri ATR/BPN saat melantik pejabat struktural.
“Semua pegawai harus mempunyai semangat nationwide. Setiap pegawai harus siap ditugaskan di pusat, di wilayah barat, tengah, timur, termasuk di wilayah terpencil,” tuturnya.
Ia menekankan, sistem meritokrasi akan diterapkan secara konsisten dalam proses mutasi, promosi, dan konsolidasi organisasi. Mutasi tidak boleh didasarkan pada kedekatan atau unsur subjektif lainnya, melainkan pada prinsip keadilan dan profesionalisme.
Nusron juga menyoroti pentingnya pemerataan penugasan, terutama bagi pegawai yang selama bertahun-tahun hanya ditempatkan di satu wilayah. Ia mengajak seluruh jajaran untuk mendukung proses penataan ini demi memperkuat ATR/BPN sebagai instansi nasional yang profesional dan berintegritas.
“Kita ingin menciptakan prinsip bahwa instansi kita adalah instansi nasional, maka harus punya prinsip nationwide. Mohon ini diterima dan bersabar bagi teman-teman yang belum bertugas di tengah dan sebagainya,” pungkasnya.
Adapun dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik adalah Budi Santosa sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Einstein Al Makarima Mohammad sebagai Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko. Pelantikan ini turut dihadiri oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. (afa/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




