“Lingkungan yang aman dan nyaman adalah prasyarat mutlak bagi mereka untuk dapat belajar, bereksplorasi, dan tumbuh optimal tanpa rasa takut atau cemas,” tuturnya.
Disebutkan olehnya, sosok pendidik yang aman dan nyaman bagi anak harus bebas dari kekerasan, ancaman, diskriminasi, serta mampu menjalin ikatan emosional yang positif dengan peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Lucky Danardono, turut memberikan semangat kepada peserta pelatihan. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkaya pengetahuan sekaligus membangun semangat baru untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.










